• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Trump Dikirimi Surat Berisi Racun di Gedung Putih

by Redaksi Asiatoday
September 20, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Trump Dikirimi Surat Berisi Racun di Gedung Putih

Gedung Putih, kantor Presiden Donald Trump. Dok

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Sebuah surat mengandung racun jenis ricin yang ditujukan untuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump berhasil dicegat sebelum mencapai Gedung Putih.

Surat itu berhasil ditemukan di sebuah fasilitas pemeriksaan untuk surat Gedung Putih pekan ini.

Mengutip BBC, Minggu (20/9/2020), sejumlah pejabat AS mengatakan kepada media bahwa zat di dalam amplop berhasil diidentifikasi sebagai ricin, racun yang berasal dari sejenis kacang-kacangan.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Pemerintahan Trump belum berkomentar mengenai surat berisi racun ini. Biro Investigasi Federal (FBI) dan Pasukan Pengaman Presiden AS (Secret Service) sedang menginvestigasi asal surat dan apakah peristiwa ini sudah pernah terjadi sebelumnya di kantor pos AS.

“Saat ini, tidak ada ancaman terhadap keselamatan publik,” kata FBI kepada kantor berita CNN, Sabtu 19 September.

Seorang pejabat mengatakan kepada New York Times bahwa tim investigator meyakini paket itu dikirim dari Kanada. Beberapa laporan menyebutkan bahwa keberadaan icin dikonfirmasi usai FBI melakukan tes.

Kepolisian Berkuda Kanada (RCMP) mengaku sedang berkoordinasi dengan FBI untuk menginvestigasi “sebuah surat mencurigakan yang dikirim ke Gedung Putih.”

Ricin merupakan racun mematikan yang jika ditelan, dihirup, atau disuntikkan, dapat menyebabkan mual, muntah, pendarahan, dan gagal organ.

Sejauh ini belum ditemukan penawar racun untuk ricin. Jika seseorang terkena ricin, maka kematian dapat terjadi antara 36 hingga 72 jam, tergantung dari dosis yang diterima. (ATN)

Tags: Amerika SerikatDonald TrumpWhite House
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.