• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Trump Tegaskan Kesepakatan Dagang dengan China Tetap Berlaku

by Redaksi Asiatoday
June 24, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Trump Tegaskan Kesepakatan Dagang dengan China Tetap Berlaku

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menepis anggapan bahwa perjanjian perdagangan dengan China akan berakhir.

Dalam cuitannya di Twitter, Trump menegaskan bahwa kesepakatan yang diteken Januari lalu itu tetap berlaku.

“Kesepakatan Dagang dengan China tetap berlaku. Semoga mereka akan terus memenuhi ketentuan Perjanjian itu!” tulis Trump di akun Twitter resminya.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Diketahui, pemerintahan Trump menyoroti China atas pandemi Covid-19. Berulang kali, politisi Partai Republik itu menyalahkan China yang menimbulkan pertanyaan tentang kerja sama kedua negara di masa depan, utamanya di bidang perdagangan.

Sebelumnya, Diretur Kebijakan Perdagangan dan Manufaktur Gedung Putih, Peter Navarro mengatakan kepada Fox News bahwa kesepakatan dagang sudah berakhir, ketika mendapatkan pertanyaan mengenai kesepakatan perdagangan dengan China.

Namun ketika dikonfirmasi kembali oleh The Associated Press, Navarro mengatakan komentarnya diambil di luar konteks dan tidak ada hubungannya dengan kesepakatan.

“Saya hanya berbicara tentang kurangnya kepercayaan yang kita miliki tentang Partai Komunis Tiongkok setelah mereka berbohong tentang asal-usul virus China dan menyebarkan pandemi pada dunia,” elak Navarro.

Pada Januari lalu, AS dan China mencapai kesepakatan perdagangan sementara untuk mengurangi ketegangan tarif. China setuju untuk membeli sejumlah besar produk AS.

Perwakilan Dagang Amerika Serikat Robert Lighthizer bersaksi di Capitol Hill pekan lalu, bahwa ia yakin China akan memenuhi komitmen pembeliannya meskipun ekonominya telah dilemahkan oleh pandemi Covid, penguncian, dan pembatasan perjalanan. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChinaDonald Trump
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.