• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Tunduk Perintah WTO, Indonesia Impor 10 Ribu Ton Daging Sapi Brasil

by Redaksi Asiatoday
August 15, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tunduk Perintah WTO, Indonesia Impor 10 Ribu Ton Daging Sapi Brasil

Organisasi Perdagangan Dunia, WTO. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kekalahan Indonesia atas gugatan yang diajukan pemerintah Brasil ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait impor ayam, membuat Indonesia akhirnya harus tunduk dengan perintah WTO.

Tidak hanya Ayam, Indonesia kini juga harus mengimpor daging Sapi dari Brasil sebanyak 10 ribu ton.

Untuk merealisasikan impor daging Sapi ini, Pemerintah Indonesia telah menunjuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Berdikari sebagai pelaksana impor tersebut.

RelatedPosts

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens

Indonesia’s $2.5 Billion Nickel Bet Faces Global ESG Test as Investment Boom Accelerates

“Impor ini jadi penyeimbang. Daging sapi Brasil akan masuk ke kita untuk meredam isu kalahnya kita di WTO karena tidak mengizinkan masuknya ayam mereka,” terang Direktur Utama Berdikari Eko Taufik Wibowo, di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Eko menjelaskan, daging Sapi akan masuk ke Indonesia melalui kerja sama dengan asosiasi dan distributor pada September hingga akhir tahun 2019.

Menurut Eko, kuota impor daging sapi diberikan sesuai ketentuan pemerintah. Tepatnya, berdasarkan keputusan dari hasil rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian.

“Saat ini, kami masih menunggu surat penugasan impor. Kalau lancar September sudah mulai masuk. Kalau kuota 10 ribu ton, mungkin tiga bulan hingga akhir tahun dan tentu kami siap,” ujarnya.

Sama halnya dengan penugasan impor daging kerbau tahun lalu, ada tiga BUMN yang ditunjuk yakni PT Berdikari, Perum Bulog, dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI).

Sebelumnya, Berdikari juga telah mendapat izin impor sebanyak 30 ribu ekor sapi bakalan dari Kementerian Pertanian. Rencananya, impor tersebut rampung pada akhir 2019.

Hingga saat ini, perusahaan telah melakukan impor sebanyak 9.000 ekor sapi bakalan dari Australia.

Sejauh ini, bisnis sapi yang dikelola PT Berdikari ditopang oleh pola kemitraan dengan peternak rakyat. Aktivitas yang sudah berjalan yakni di Lebak dan Bojonegoro, dengan populasi sekitar 620 ekor. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: BUMNImpor AyamImpor IndonesiaImpor SapiWTO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates Rare Earth Ambitions, Partners with Malaysia in Global Race for Critical Minerals
  • Southeast Asia Faces Refugee Crisis as Aid Shrinks and Human Trafficking Risks Surge
  • US Backs Indonesia’s Digital Crackdown on Human Trafficking at Sea
  • Middle East Conflict Exposes Southeast Asia’s Energy Vulnerability
  • MSCI Keeps Indonesia in Emerging Market Club but Flags Transparency Risks in Stock Market
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.