• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 27, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Turki Nyatakan Misi Penanganan Covid-19 Selesai

by Redaksi Asiatoday
May 22, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Turki Nyatakan Misi Penanganan Covid-19 Selesai

Negeri Turki. Ist

ASIATODAY.ID, ANKARA – Negeri Turki mengklaim telah menyelesaikan misi penanganan Covid-19 setelah melakukan sejumlah upaya perbaikan sistem kesehatan di negaranya.

Hal itu diungkapkan oleh Fahrettin Altun, direktur komunikasi Presiden Recep Tayyip Erdogan melalui akun media sosial Twitter.

Dia mengatakan “misi selesai” atau “mission accomplished” melawan wabah virus corona lantaran sudah membangun investasi di sistem kesehatan, penanganan penyakit melalui pendekatan sains, dan pengobatan gratis.

RelatedPosts

Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow

Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response

Indonesia Targets Chinese Steel Firm in Surprise Tax Raid

“Turki di bawah Recep Tayyip Erdogan menginvestasikan miliaran dalam infrastruktur perawatan kesehatan, melibatkan para ilmuwan top merancang strategi dan mengobati semua pasien Covid19 secara gratis kata Altun, melansir Bloomberg, Kamis (21/5/2020).

“Hasilnya? Tingkat pemulihan kami hampir 75 persen. Pandemi telah terkendali. #Misi selesai,” lanjutnya.

Erdogan yang telah memimpin Turki selama kurang lebih dua dekade sejak lama memprioritaskan investasi ke dalam sistem kesehatan yang pernah bobrok. Dia juga memudahkan akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Turki memang hanya memberlakukan lockdown di sebagian wilayahnya. Namun, Turki didukung dengan kapasitas unit perawatan intensif yang banyak, terutama di kota-kota besar.

Erdogan menetapkan protokol pengobatan sejak pasien didiagnosis Covid-19 dengan memberikan obat antivirus.

Turki mencatat terdapat kasus Covid-19 yang mencapai 152.587 pada Rabu (20/5). Turki menjadi negara ke-9 dengan total kasus tertinggi di dunia.

Negara dengan populasi terbesar yang ke-17, sebanyak 4.222 orang telah meninggal dunia akibat Covid-19.

Faktor reproduksi virus, yang dikenal sebagai R-naught, bertahan di 0,72, kata Menteri Kesehatan Fahrettin Koca pada hari Rabu. Angka itu jauh lebih rendah dibandingkan dengan 1,56 pada 13 Mei, terakhir kali Koca mengumumkan angka tersebut. Total jumlah tes yang telah dilakukan Turki mencapai 1,7 juta. (ATN)

Tags: CoronavirusCOVID-19Turki
No Result
View All Result

Terbaru

  • Limp Bizkit Names Malaysia as Its Only Asia Stop for 2026, Positioning Kuala Lumpur as Regional Rock Capital
  • Indonesia Targets Global Seafood Investment as Fishery Exports Reach US$6.27 Billion
  • Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow
  • Final Hours to Predict the 2026 World Cup Champion: Mansion Sports FC Offers IDR100 Million Prize
  • Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.