• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Twitter: Minat Belanja Masyarakat Indonesia Tumbuh 60 persen

by Redaksi Asiatoday
October 10, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Konsumen Digital di Asia Tenggara Capai 310 Juta, Indonesia Melesat Tajam

Belanja online. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Platform Twitter mencatatkan percakapan tentang belanja di Indonesia meningkat 60 persen sejak Maret 2020, jika dibandingkan dengan Maret tahun lalu.

Menurut Dwi Adriansah, Country Industry Head Twitter Indonesia, jika dilihat dari volume tweet, orang-orang cenderung berbelanja secara daring selama bekerja dan belajar di rumah.

“89 persen orang yang menggunakan Twitter di Indonesia melakukan pembelian secara daring pada kuartal 1/2020,” kata Dwi melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (10/10/2020).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Dikatakan, 44 pengguna Twitter di Indonesia berbicara mengenai belanja pakaian atau aksesoris, makanan (40 persen), peralatan rumah serta elektronik (35 persen), perawatan diri (33 persen) dan tentang ponsel atau gawai (27 persen).

Twitter juga mencatat pertumbuhan kuat di Indonesia dengan volume tweet sebesar 145.5 persen hingga Maret tahun 2020, dan dapat menjadi peluang bagi para brand untuk menerapkan strategi pemasaran jelang momen belanja tahun ini.

“Banyak orang datang ke Twitter untuk menemukan dan mencari rekomendasi tentang brand tertentu, melakukan review produk melalui utas, serta mendiskusikan produk yang sedang populer atau ramai dibicarakan,” jelasnya.

Dwi menerangkan, topik tentang belanja yang biasanya baru mulai terlihat pada pertengahan tahun, kini mulai ramai dibicarakan sejak Maret 2020.

Hal ini sekaligus memperlihatkan adanya peningkatan animo konsumen terkait belanja. Dalam hal ini, Twitter menjadi tempat bagi konsumen untuk berbagi dan mencari informasi tentang belanja.

Pengguna di Indonesia juga lebih sering menggunakan layanan perbankan daring.

“Pertumbuhan belanja daring menuntut perbankan menghadirkan layanan yang aman dan praktis untuk transaksi dengan nilai nominal yang lebih besar pada platform e-commerce, seperti komputer atau ponsel,” urainya.

Dwi mengungkapkan, rata-rata konsumen menemukan informasi dan rekomendasi produk di Twitter.

“Sebanyak 41 persen masyarakat Indonesia di Twitter menemukan brand baru berdasarkan rekomendasi di media sosial,” tandasnya. (AT Network)

Tags: Digital PerbankanE-commerceIndustri DigitalPerdagangan IndonesiaTransaksi DigitalTransaksi OnlineTwitter
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.