• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

UEA Dukung Kemerdekaan Palestina dengan Ibukota di Yerusalem

by Redaksi Asiatoday
September 1, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Erdogan Bertekad Lindungi Palestina dari Aneksasi Israel

Al Quds, Tepi Barat Palestina. Ist

ASIATODAY.ID, DUBAI – Uni Emirat Arab (UEA) tetap konsisten mendukung penuh pembentukan negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem timur sebagai ibu kota.

Sikap UEA sama seperti negara Arab lainnya yaitu tetap mendorong pembentukan negara Palestina.

“Sikap UEA tegas dan ditetapkan sebagaimana dukungan sikap Arab yang tidak berubah pada pembentukan negara Palestina merdeka dengan ibu kota di Yerusalem Timur,” tegas Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) Syeikh Abdullah bin Zayed dikutip dari Sputnik News, Selasa (1/9/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Menteri bin Zayed juga menekankan keputusan UEA untuk menormalisasi hubungan dengan Israel adalah pilihan strategis dan memang diperlukan. Selain itu menurutnya, kesepakatan normalisasi itu tidak akan merusak hak-hak rakyat Palestina.

UEA dan Israel telah mengumumkan pada awal Agustus lalu bahwa mereka telah sepakat untuk menormalisasi hubungan bilateral dan menjalin hubungan diplomatik sebagai bagian dari kesepakatan yang ditengahi oleh Amerika Serikat.

UEA menjadi negara Arab ketiga yang sepenuhnya mengakui Israel setelah Mesir pada 1979 dan Yordania pada 1994.

Pada pertengahan Agustus, Asisten Menteri Luar Negeri UEA dan Kerja Sama Internasional untuk Urusan Kebudayaan, Omar Saif Ghobash, mengatakan UEA percaya Israel tidak akan melanjutkan rencana pencaplokan Tepi Barat setelah menangguhkannya sebagai bagian dari kesepakatan perdamaian bilateral bersejarah dengan UEA.

Pada Senin kemarin, penerbangan penumpang langsung pertama dari Israel ke UEA membawa delegasi tingkat tinggi AS dan Israel, yakni dari Tel Aviv ke Abu Dhabi melalui wilayah udara Saudi. Delegasi Israel dipimpin oleh Kepala Dewan Keamanan Nasional Meir Ben Shabbat.

Delegasi AS dipimpin oleh Penasihat Presiden Senior Jared Kushner dan Penasihat Keamanan Nasional Robert O’Brien.

Kunjungan tersebut diperkirakan akan berlangsung selama dua hari. Agendanya mencakup pertemuan tingkat tinggi tentang kerja sama di berbagai bidang menjelang penandatanganan kesepakatan perdamaian bersejarah antara kedua negara. (ATN)

Tags: IsraelPalestinaUni Emirat Arab
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.