• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

UNICEF Catat 11 Juta Anak Yaman Butuh Bantuan Kemanusiaan

by Redaksi Asiatoday
March 27, 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
UNICEF Catat 11 Juta Anak Yaman Butuh Bantuan Kemanusiaan

Anak-anak mengantre jatah makanan di sebuah pusat badan amal di Sanaa, Yaman, pada 23 Maret 2023. Foto Xinhua

ASIATODAY.ID, ADEN – Perang selama delapan tahun di Yaman telah mengakibatkan 11 juta anak membutuhkan bantuan kemanusiaan dan 2,2 juta menderita malanutrisi akut, kata Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) pada Jumat (24/3).

Lebih dari 540.000 anak menghadapi malanutrisi akut yang mengancam jiwa dan sangat membutuhkan perawatan medis, kata UNICEF dalam sebuah siaran pers.

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu memperingatkan bahwa kemungkinan malanutrisi akan terus meningkat jika tindakan tepat tidak segera diambil.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Lebih dari 2,3 juta anak tinggal di kamp pengungsi internal (internally displaced person). Di sana, perawatan yang mereka dapatkan tidak memadai lantaran minimnya fasilitas medis dan sanitasi, kata UNICEF. Badan tersebut menambahkan bahwa lebih dari 11.000 anak tewas atau terluka parah di Yaman antara Maret 2015 hingga November 2022.

Keluarga-keluarga Yaman yang mengalami kesulitan sering membuat keputusan berbahaya untuk anak-anak mereka, seperti pernikahan anak, perburuhan anak, atau rekrutmen militer. Lebih dari 4.000 anak telah direkrut sebagai tentara oleh faksi-faksi yang bertikai di Yaman, dan ratusan sekolah serta fasilitas kesehatan diserang atau digunakan oleh militer, ungkap UNICEF.

“Kehidupan jutaan anak-anak yang rentan di Yaman tetap berisiko karena konsekuensi yang hampir tak terbayangkan, tak tertahankan, dari perang yang menghancurkan dan tak berkesudahan,” ujar perwakilan UNICEF di Yaman Peter Hawkins seperti dikutip siaran pers tersebut.

Organisasi tersebut mengatakan pihaknya membutuhkan 484 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp15.349) untuk melanjutkan bantuan kemanusiaan mereka bagi anak-anak Yaman sepanjang 2023. Jika dana tersebut gagal didapatkan, UNICEF mungkin harus mengurangi bantuan vital untuk anak-anak Yaman yang berisiko.

Yaman telah bergumul dengan perang saudara yang berdampak menghancurkan sejak akhir 2014, dengan pemberontak Houthi berperang melawan pemerintahan yang diakui secara internasional dan sekutunya, termasuk koalisi pimpinan Arab Saudi.

Konflik tersebut menjerumuskan negara Arab itu ke ambang kehancuran, mengakibatkan jutaan orang tidak memiliki akses ke nutrisi yang memadai.

PBB telah mendorong gencatan senjata dan pembicaraan damai di Yaman.  (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Krisis KemanusiaanUnicefYaman
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.