• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

UNICEF Indonesia Luncurkan Langkah Pencegahan Wabah Corona di Sekolah

by Redaksi Asiatoday
March 9, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
UNICEF Indonesia Luncurkan Langkah Pencegahan Wabah Corona di Sekolah

Kantor UNICEF Indonesia. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Badan PBB untuk anak United Nations Children’s Fund (UNICEF), meluncurkan langkah-langkah pencegahan wabah virus corona atau Covid-19 di lingkungan sekolah, khususnya di Indonesia.

Menurut Nugroho Indera W, Education Specialist dari Unicef, ada sejumlah langkah preventif untuk mencegah penularan corona;

Pertama, sekolah perlu melakukan pembatasan pengunjung di sekolah. Dengan begitu potensi masuknya virus di lingkungan sekolah bisa difilter.

RelatedPosts

FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny

Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert

A Decade After South China Sea Ruling, Indo-Pacific Nations Recommit to Maritime Order

Kedua, sekolah perlu melakukan pembatasan aktivitas pendidik dan tenaga kependidikan di luar sekolah. Hal ini penting dilakukan guna menjamin kondisi fisik tenaga pendidik dan meminimalisir potensi tenaga pendidik terpapar virus corona.

Ketiga, sekolah harus menunda kegiatan kelompok besar dan kunjungan ke luar sekolah, seperti kunjungan wisata atau study tour ke museum.

“Kegiatan semacam ini sangat rawan sebab anak sekolah berpotensi bertemu dengan rombongan lain. Penting untuk diminimalisir guna mengurangi peluang kontak langsung,” jelas Nugroho di kantor Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Senin (9/3/2020).

Keempat, sekolah perlu memberikan cuti absen bagi semua pendidik, tenaga pendidikan, dan peserta didik yang kembali dari luar negeri dan daerah itu terdampak virus Covid-19, seperti dari Korea Selatan atau Italia.

Kelima, cuti absen yang sama juga harus diberlakukan bagi semua anak dengan anggota keluarga suspek maupun dalam pemantauan Covid-19 yang sedang dalam karantina.

Keenam, mekanisme pemeriksaan suhu dan pemeriksaan kesehatan harus rutin dilakukan setiap hari untuk memastikan kondisi fisik peserta didik dan tenaga didik.

Ketujuh, sekolah perlu menyarankan kepada pendidik, tenaga kependidikan, keluarga peserta didik untuk menunda semua perjalanan ke negara-negara terdampak virus Covid-19.

Kedelapan, memastikan kebersihan lingkungan dengan baik.

“Poin ini merupakan yang paling penting,” tandasnya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Corona IndonesiaCoronavirusUnicefVirus Corona
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.