• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Usai Ekspansi di Vietnam, Sociolla Bidik Potensi Ekonomi di Indonesia Senilai Rp831,5 Triliun 

by Redaksi Asiatoday
March 30, 2022
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Usai Ekspansi di Vietnam, Sociolla Bidik Potensi Ekonomi di Indonesia Senilai Rp831,5 Triliun 

Bisnis kecantikan Sociolla. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan rintisan Social Bella atau Sociolla membidik potensi ekonomi dari ekosistem perempuan Indonesia senilai USD59 miliar atau setara dengan Rp831,5 triliun.

Co-Founder & President Social Bella Christopher Madiam mengungkapkan, perusahaan akan menerapkan model bisnis baru yang disebut SHEcosystem tepat pada peringatan 7 tahun berdirinya Sociolla.

Langkah tersebut diklaim akan membangun dan menghubungkan beberapa ekosistem dari berbagai industri berbeda menjadi satu ekosistem yang terintegrasi.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Dengan ekspansi ini, kami dapat melayani seluruh SHEconomy di Indonesia yang diperkirakan dapat mencapai USD59 miliar dengan proyeksi CAGR sebesar 9,4 persen,” ujarnya dalam siaran pers, dikutip Rabu (30/3/2022).

Menurut Christopher, Social Bella kini memiliki tambahan 4 pilar bisnis lainnya, yaitu aplikasi super di bidang kecantikan SoCo, media kecantikan dengan ayanan end-to-end O2O marketing Beauty Journal, Brand Development dengan layanan distributor produk kecantikan dan perawatan diri dari hulu ke hilir, serta Lilla, platform untuk ibu dan anak.

Co-Founder & CEO Social Bella John Rasjid mengungkapkan, saat pandemi melanda pada awal 2020 dan berdampak pada bisnis dari berbagai industri, Social Bella justru dapat beradaptasi dengan dan melanjutkan rencana ekspansi.

Tidak hanya melakukan pengembangan bisnis di Indonesia, Social Bella juga melakukan ekspansi ke Vietnam pada 2020.

John mengklaim dalam waktu dekat perwakilan Vietnam akan menghadirkan gerai ke-10 dan telah merencanakan sejumlah gerai lainnya di berbagai kota di Vietnam.

Pada 2021, Social Bella melakukan ekspansi gerai omnichannel yang pertumbuhannya mencapai 10 kali lipat sejak gerai pertama dibuka pada 2019.

Saat ini, Social Bella juga memiliki 24 gudang multifungsi yang tersebar di wilayah Indonesia sehingga dapat melayani lebih dari 55.000 titik penjualan untuk bisnis Brand Development.

Selain dengan ekspansi bisnis yang agresif, perusahaan pun terus aktif mengembangkan tim dengan hampir 2.000 karyawan yang tersebar di Indonesia, Vietnam dan India.

Menurut Co-Founder & CMO Social Bella Chrisanti Indiana, selama pandemi, Sociolla berhasil memiliki lebih dari 150 brand yang tengah berkembang. Jumlah pengguna Sociolla juga meningkat lebih dari 2 kali lipat dibandingkan sebelum pandemi, secara signifikan lebih tinggi dari rata-rata (15 persen) peningkatan pengguna e-commerce di Indonesia pada tahun 2021.

Sociolla juga memperoleh peningkatan loyalitas pelanggan dengan lebih dari 40 persen retensi dalam 1 tahun, lonjakan lebih dari 23 persen di AOV, serta lebih dari 109 persen untuk jumlah pembelian harian jika dibandingkan dengan pra-pandemi.

“Dalam waktu dekat, Social Bella berencana untuk meningkatkan penetrasi offline dan online Sociolla hingga tiga kali lipat pada tahun 2022 dalam menambah jumlah gerai sebanyak tiga kali lipat dalam waktu dua tahun,” imbuhnya.

Sebagai referensi, Social Bella adalah perusahaan rintisan yang bergerak di bidang teknologi kecantikan terintegrasi. Diluncurkan pada 2015, bisnis Social Bella berevolusi dari e-commerce kecantikan dan perawatan menjadi ekosistem kecantikan dan perawatan diri online dan offline.

Social Bella kini telah memiliki lima pilar bisnis yang terus berkembang diperkirakan telah melayani kebutuhan sekitar 42 juta pengguna selama 2020. (ATN)

Tags: Industri KecantikanSociollaStartup Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.