• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Utang Rumah Tangga Swedia Tembus Rekor Tertinggi

by Redaksi Asiatoday
January 27, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Utang Rumah Tangga Swedia Tembus Rekor Tertinggi

Gedung bank sentral Swedia Riksbank di Stockholm, Swedia. Dok Xinhua

ASIATODAY.ID, STOCKHOLM – Tekanan inflasi dan kenaikan suku bunga yang sedang berlangsung memicu kenaikan utang yang belum terlunaskan oleh rumah tangga Swedia ke rekor tertingginya tahun lalu. Demikian disampaikan oleh Otoritas Pelaksanaan Swedia pada Kamis (26/1/2023).

Pada akhir 2022, utang yang belum terbayar oleh individu mencapai 101 miliar krona Swedia (1 krona = Rp1.455), kata lembaga pemerintah yang bertanggung jawab atas penagihan utang itu dalam pernyataan pers.

Angka tersebut 7 miliar krona lebih tinggi dari yang tercatat pada 2021 dan menunjukkan peningkatan sebesar 34 miliar krona dalam satu dekade.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

“Meningkatnya biaya hidup secara umum berkontribusi terhadap kelebihan utang yang lebih besar. Mereka yang sudah berada dalam situasi keuangan yang sulit dan memiliki margin kecil menjadi lebih mudah mengalami kelebihan utang,” kata Davor Vuleta, seorang analis di otoritas tersebut, dalam pernyataan itu, dilansir Xinhua.

“Sebagian besar peningkatan ini disebabkan oleh utang yang terus bertambah akibat bunga, tetapi ini juga disebabkan karena kita mengambil utang lebih banyak sehingga semakin besar,” imbuh Vuleta.

Inflasi tahunan (year on year/yoy) di Swedia tercatat di angka 12,3 persen pada Desember, kata badan pemerintah Statistics Sweden pada 13 Januari.

Untuk memerangi inflasi, sejak Mei tahun lalu bank sentral Swedia Riksbank telah mengumumkan empat kenaikan suku bunga acuan hingga menjadi 2,5 persen yang saat ini berlaku, setelah lebih dari tujuh tahun menerapkan suku bunga kebijakan nol dan di bawah nol.

Dalam Laporan Kebijakan Moneter terbarunya yang dirilis pada November, Riksbank mengatakan bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut diperkirakan akan terjadi. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: InflasiKrisis UtangSwedia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.