• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Valentino Rossi Pensiun dari MotoGP

by Redaksi Asiatoday
August 6, 2021
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Valentino Rossi Tatap Optimis Seri Perdana MotoGP Qatar

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2021 di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu (07/03/2021). Dok Petronas Yamaha SRT

ASIATODAY.ID, ROMA – Valentino Rossi pada Kamis (5/8/2021) di Austria telah membulatkan tekad untuk menutup kariernya di MotoGP dalam 25 tahun terakhir ini setelah musim 2021 usai.

Ia menjadi satu-satunya pebalap yang telah memenangi gelar juara dunia di kelas 125 cc, 250 cc, 500 cc, dan MotoGP.

Laman resmi MotoGP mencatat, karier sang pebalap Italia berawal pada 1996 saat ia berusia 17 tahun menempati posisi start ke-14 di Sepang, Malaysia.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Mengendarai motor Aprilia RS125, Rossi finis enam besar dan menarik perhatian para penonton.

Ia memiliki rentetan penampilan impresif yang diikuti dengan podium perdana di GP Austria, dan pada akhirnya kemenangan pertamanya di GP Cheska dua pekan berselang.

Tahun berikutnya menjadi milik Rossi sepenuhnya, merebut gelar juara dunia kelas 125 cc lewat 11 kemenangan dari 15 grand prix.

Aprilia memutuskan untuk membawa Rossi naik kasta ke kelas 250 cc namun ia yang saat itu berusia 19 tahun harus puas finis runner-up setelah kalah dari Loris Capirossi.

Pada 1999, Rossi membalaskan dendamnya, mengambil alih kejuaraan setelah kemenangan di GP Spanyol dan Italia, serta tujuh kemenangan lagi untuk merebut gelar dengan margin 48 poin dari pembalap Honda Tohru Ukawa.

Pada akhirnya, Rossi meloncat ke kelas premier di tahun berikutnya dan langsung menjadi perhatian saat ia mengendarai Honda NSR500.

Sebagai rookie, ia tidak masuk finis di dua balapan pertamanya, namun tak perlu waktu lama bagi Rossi untuk naik podium di kelas paling bergengsi itu, dengan yang pertama ia raih di Jerez.

Setelah menang di Donington Park, Inggris, Rossi menjadi salah satu penantang gelar tahun itu. Meskipun meraih kemenangan keduanya di Rio de Janeiro, sayangnya gelar juara dunia jatuh ke tangan Kenny Roberts Jr.

Pembalap kelahiran Urbino, Italia, 42 tahun silam itu mendominasi MotoGP ketika membalap untuk Honda dan kemudian Yamaha, meraih lima titel secara beruntun dari 2001 hingga 2005.

Pada 2001 ia memboyong titel pertamanya di kelas 500 cc, kemudian di tahun keduanya berlaga di kelas premier Rossi mengoleksi 11 kemenangan dari 16 balapan untuk mengalahkan rival terdekat Max Biaggi dengan margin 106 poin di saat era motor dua tak berakhir.

Saat debut Kejuaraan Dunia MotoGP, Rossi meneruskan dominasinya dan memenangi kejuaraan dengan jarak teramat jauh yaitu 140 poin dari rivalnya,

Tahun 2003 menyaksikan Rossi mempersembahkan titel terakhir untuk Honda sebelum pindah ke Yamaha, dan mengklaim dua gelar juara dunia berikutnya bersama pabrikan Iwata itu sebelum rentetan gelarnya dihentikan oleh Nicky Hayden pada 2006, saat ia hanya mampu finis peringkat ketiga.

Kemudian pada 2007 giliran Casey Stoner yang berjaya di atas motor Ducati.

The Doctor kembali ke puncak kejuaraan pada 2008 dan 2009, dan kemudian menelan pil pahit setelah dikalahkan rekan satu timnya di Yamaha, Jorge Lorenzo, pada 2010, lalu pindah ke Ducati.

Setelah naik hanya tiga kali podium selama dua musim yang berat bersama tim pabrikan Italia itu, Rossi kembali ke Yamaha pada 2013 dan meraih kemenangan pertamanya sejak tiga tahun terakhir di Assen.

Menjadi runner-up kejuaraan pada 2014, Rossi kembali bertarung untuk gelar di tahun berikutnya namun kembali dikalahkan oleh Lorenzo.

Pembalap bernomor 46 itu panen pole position, serta kemenangan dan finis podium pada 2016, namun ia kembali finis runner-up di akhir musim setelah kalah dari Marc Marquez untuk kedua kalinya.

Tahun 2017 menyaksikan kemenangan terakhir Rossi yaitu GP Belanda di Assen dan menunjukkan musim yang sulit bagi The Doctor yang mengalami patah kaki sebelum GP San Marino.

Rossi menunjukkan semangat juangnya untuk kembali ke trek tiga pekan kemudian di Aragon, sebelum naik podium lagi setelah bertarung ketat dengan Marquez di Phillip Island.

Pada 2018 sang pembalap Italia bertahan dengan Yamaha dan finis tiga besar di kejuaraan, dengan dua podium ia raih di tahun berikutnya meski tanpa kemenangan dalam dua musim itu.

Terakhir kali Rossi berpesta dengan sampanye yaitu ketika ia finis peringkat ketiga di Jerez pada awal musim 2020.

Tahun ini Rossi berseragam tim Petronas Yamaha SRT, untuk pertama kalinya dalam 19 tahun terakhir membela tim satelit, dan tandem dengan anak didiknya di Akademi VR46 Franco Morbidelli.

Musim ini menjadi babak terakhir bagi kisah seorang Valentino Rossi sebagai pembalap grand prix, namun tak perlu waktu lama bagi publik untuk melihat ia di paddock lagi saat tim miliknya, VR46 meramaikan kelas premier menggunakan mesin Ducati pada tahun depan.

“Ini keputusan yang sulit tapi saya rasa pada akhirnya di semua olahraga, hasil membuat perbedaan. Pada akhirnya ini jalan yang terbaik,” kata Rossi. (ANT)

Tags: MotoGPValentino Rossi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.