• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Wabah Corona Meledak di Turki, 3.013 Kasus Baru dalam Sehari, 501 Tewas

by Redaksi Asiatoday
April 16, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Wabah Corona Meledak di Turki, 3.013 Kasus Baru dalam Sehari, 501 Tewas

Negara Turki. Ist

ASIATODAY.ID, ANKARA – Pandemi global wabah coronavirus (Covid-19) meledak di Turki.

Pemerintah Turki mencatat tambahan 3.013 kasus baru virus corona dalam 24 jam terakhir hingga Sabtu 4 April. Turki juga menerima laporan adanya 76 kematian baru terkait covid-19.

Menurut data yang diunggah Menteri Kesehatan Fahrettin Koca di Twitter, total infeksi covid-19 di Turki kini mencapai 23.934, dengan kematian mencapai angka 501. Sementara untuk pasien sembuh mencapai 786 orang.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Melansir Ani News, Jumat kemarin, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengumumkan penutupan 30 titik keluar masuk Turki selama 15 hari untuk membantu menekan risiko penularan covid-19. Terdapat pengecualian untuk kendaraan barang yang mengangkut kebutuhan pokok seperti makanan, obat-obatan, dan bahan bakar.

Erdogan mengatakan pengetatan aturan ini merupakan respons terhadap sebagian warga Turki yang melanggar imbauan isolasi diri dan menjaga jarak sosial (social distancing).

Saat ini, otoritas kesehatan Turki berencana melakukan uji coba perawatan covid-19 dengan cara mentransfusi darah pasien sembuh kepada individu yang masih terjangkit virus tersebut.

Selain menutup 30 titik keluar masuk Turki, Erdogan juga telah memperluas aturan jam malam. Dibawah aturan baru, semua warga Turki yang berusia di bawah 20 tahun harus tetap berada di dalam rumah.

Sebelumnya, aturan jam malam hanya berlaku bagi warga Turki berusia di atas 65 tahun atau yang memiliki masalah kesehatan tertentu.

Warga Turki hanya diizinkan keluar rumah jika memang mempunyai urusan darurat, seperti membeli makan atau pergi ke rumah sakit. (ATN)

Tags: CoronavirusCOVID-19TurkiWorld Corona
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.