• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Wabah Covid-19 Menyebar di Gunung Everest, 100 Pendaki Terinfeksi

by Redaksi Asiatoday
May 23, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Nepal Larang Penggunaan Plastik di Pegunungan Everest

Wisatawan mendaki Gunung Everest. ist

ASIATODAY.ID, KATHMANDU – Wabah Covid-19 kini telah menyebar hingga ke gunung Everest.

Seorang pakar pendakian mengatakan pada Sabtu (22/5/2021), bahwa wabah mematikan itu telah menginfeksi setidaknya 100 pendaki. Ini merupakan keterangan pertama di tengah penyangkalan otoritas Nepal mengenai adanya klaster Covid-19 di Everest, gunung tertinggi di dunia.

Lukas Furtenbach, seorang pakar pendakian asal Austria mengatakan bahwa salah satu pemandu asing dan enam pemandu lokal Nepal telah dinyatakan positif Covid-19.

RelatedPosts

Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President

Indonesia Joins Global AI Alliance

Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network

“Ada setidaknya 100 kasus Covid-19 di base camp Everest. Jumlah sebenarnya mungkin antara 150 hingga 200,” kata Furtenbach, dilansir dari laman Al Arabiya.

Ia mengatakan klaster Covid-19 di base camp Everest sudah terlihat jelas. Sejumlah orang terlihat sakit, dan Furtenbach juga mengaku mendengar suara batuk di sejumlah tenda.

Total 408 pendaki asing telah mendapat izin mendaki Everest musim ini. Para pendaki ini didampingi sejumlah pemandu lokal dan staf pendukung yang berada di base camp Everest sejak April lalu.

Sejauh ini otoritas pendakian Nepal membantah adanya kasus aktif Covid-19 di kalangan pendaki Everest sepanjang 2021. Tahun lalu, semua aktivitas pendakian di Everest dihentikan karena pandemi Covid-19.

Selain Furtenbach, belum ada lagi pakar pendakian yang mengonfirmasi infeksi Covid-19 di kalangan pendaki Everest.

Akhir April lalu, seorang dokter di Nepal mengonfirmasi kasus perdana Covid-19 di Gunung Everest. Kasus ini muncul usai Nepal kembali membuka puncak tertinggi di dunia untuk pendaki asing. (ATN)

Tags: Corona AsiaEverestGunung HimalayaNEPAL
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Deepens Asia Trade Push
  • Indonesia Business Confidence Under Pressure
  • Indonesia–Switzerland Alliance Targets Global Mineral Supply Chain Transformation
  • INPEX Advances Indonesia’s Energy Future with Abadi Masela LNG Partnership
  • Indonesia Launches US$20.9 Billion Abadi LNG Megaproject
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.