• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Waspada! Kejahatan Siber Incar UMKM di Asia Tenggara

by Redaksi Asiatoday
August 24, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pertama di Asia Pasifik, Kaspersky Buka Pusat Transparansi di Malaysia

Perusahaan teknologi raksasa, Kaspersky. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Industri digital yang digerakkan oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Asia Tenggara menjadi incaran serius para pelaku kejahatan siber.

Menurut statistik terbaru Kaspersky, pada kuartal dua setiap tahun, aktivitas para phisher biasanya akan cenderung mengalami penurunan mengingat April hingga Juni kerap digunakan sebagai periode liburan di seluruh belahan dunia.

Namun, adanya pandemi Covid-19, kuartal kedua tahun ini menjadi momentum produktif bagi para pelaku kejahatan siber atau online.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Umumnya, pelaku kejahatan siber menargetkan bisnis kecil dan menengah (UKM) di kawasan Asia Tenggara (SEA). Setiap bulannya mereka melancarkan aksinya dengan menyebarkan email phishing secara massif.

Kaspersky, aplikasi perangkat lunak anti-phishing perusahaan keamanan siber global telah mencegah setidaknya 1.602.523 upaya phishing terhadap perusahaan dengan 50-250 karyawan. Ini merupakan peningkatan 39 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Menurut telemetri kami, upaya phishing tetap menjadi ancaman yang meningkat bagi UMKM di wilayah tersebut dari kuartal pertama hingga kuartal kedua tahun ini,” kata Yeo Siang Tiong, General Manager Kaspersky untuk Asia Tenggara, dalam keterangan tertulis, Senin (24/8/2020).

Data menunjukkan, pada paruh pertama tahun ini, Kaspersky telah menggagalkan upaya phishing terbanyak di Asia Tenggara terhadap UMKM di Indonesia, Malaysia, dan Vietnam.

Singapura mencatatkan jumlah email phishing paling sedikit di kawasan ini, tetapi masih meningkat sebanyak 60,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Dalam skala global, Brazil adalah negara dengan jumlah email phishing yang paling banyak dicegah oleh solusi Kaspersky pada kuartal kedua 2020, diikuti oleh Rusia, Perancis, Kolombia, dan Amerika Serikat.

Secara global, topik phishing teratas termasuk aktivitas yang memanfaatkan virus corona sebagai umpan, seperti penipuan penjualan masker, permintaan donasi untuk pendanaan penelitian vaksin, penipuan yang mengeksploitasi ketakutan akan virus corona, bantuan terkait pandemi, dan “kompensasi”.

Tema lain yang dieksploitasi adalah penilaian kinerja karyawan, pesan penting dari HR atau admin, permintaan pemeriksaan kata sandi dan pemberitahuan siaran pers yang mendesak, pemberitahuan back-up email, dan lain-lain.

“Para pelaku kejahatan siber memanfaatkan kekacauan saat ini untuk melakukan serangan dengan metode memanipulasi psikologis seperti email phishing. Dengan memasukkan topik hangat dan frasa terkait pandemi Covid-19 dalam pesan mereka, kemungkinan pengguna yang tidak waspada akan mengklik tautan yang telah terinfeksi atau berisi lampiran berbahaya menjadi meningkat pesat,” tandasnya. (ATN)

Tags: Cyber CrimeCyber DefenceCyber StabilityCybersecurityKasperskyKeamanan Siber
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.