• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Waspadai Wabah Corona, World Bank Ingatkan Indonesia Jaga Stabilitas Ekonomi

by Redaksi Asiatoday
February 11, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Waspadai Wabah Corona, World Bank Ingatkan Indonesia Jaga Stabilitas Ekonomi

ASIATODAY.ID, BOGOR – Ditengah merebaknya wabah virus corona dari China, Indonesia diingatkan untuk tetap fokus menjaga stabilitas ekonomi. Pasalnya, wabah tersebut berpotensi menggerus pertumbuhan ekonomi Indonesia dibawah 5 persen.

Managing Director of Development Policy and Partnership World Bank, Mari Elka Pangestu mengungkapkan hal itu
usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/2/2020).

Menurut Mari, setiap perlambatan ekonomi China sebesar 100 basis poin (bps), Indonesia akan terdampak sebesar 30 bps.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Bila merujuk pada proyeksi dari sejumlah ekonom dunia kata Mari, virus corona akan membuat pertumbuhan ekonomi China melambat 100 bps hingga 300 bps.

“Sebenarnya di bawah atau di atas 5 persen bedanya tidak besar, yang penting kita harus bisa mempertahankan stabilitas diangka 5 persen, itu sudah sangat baik saat dunia seperti ini,” jelas Mari.

Mari menyebutkan, sektor yang sudah pasti terkena dampak wabah corona adalah sektor pariwisata.

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata, jumlah kunjungan turis China pada tahun lalu mencapai 2 juta orang dengan pemasukan devisa USD2,8 miliar.

Adanya penutupan penerbangan langsung dari dan ke China sejak 5 Februari 2020 hingga waktu yang belum ditentukan, menurut Mari akan mengoreksi devisa sektor pariwisata.

Selain itu, geliat usaha di dalam negeri juga akan terganggu, utamanya yang berkaitan dengan ekspor dan impor. Karena eksportir dan importir berhadapan langsung dengan menurunnya produktivitas China di tengah wabah virus corona.

Mari memandang, Pemerintah Indonesia harus mendorong pertumbuhan dari dalam negeri sendiri. Strategi utama harus difokuskan pada penguatan daya beli masyarakat.

“Indonesia memiliki satu keuntungan karena memilki pasar domestik yang terbilang besar,” imbuhnya.

Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta sebelumnya mengatakan, virus corona menjadi satu faktor eksternal yang akan menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Arif menjelaskan bahwa kontribusi China terhadap neraca perdagangan Indonesia sebesar 17 persen.

“Jadi kalau China bergejolak dari sisi demand maka sudah pasti akan berpengaruh terhadap ekspor Indonesia,” jelasnya.

Terkait hal tersebut kata Arief, Presiden Joko Widodo telah mengarahkan ekspor Indonesia ke pasar non tradisional.

“Harapannya dapat menjaga nilai ekspor apabila negara tujuan utama terganggu,” tandas Arief. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Bank DuniaChina VirusMari Elka PangestuPertumbuhan EkonomiVirus CoronaWorld Bank
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.