• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

WHO Salurkan 31 Ton Bantuan Medis ke Yaman

by Redaksi Asiatoday
May 30, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
WHO: Amerika Selatan Kini Jadi Episentrum Baru Covid-19

Markas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ist

ASIATODAY.ID, SANAA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyalurkan 31 ton bantuan medis dan obat-obatan ke Yaman. Penerimaan bantuan dikonfirmasi kantor berita nasional Yaman, SABA, pada Jumat (29/5/2020).

Kementerian Kesehatan Yaman mengaku telah menerima 16 ton pasokan medis dan obat-obatan dari WHO. Sementara 15 ton sisanya diterima pemberontak Houthi di ibu kota Yaman, Sanaa.

Bantuan disalurkan WHO agar Yaman mampu menangani beragam masalah kesehatan, termasuk dalam merespons pandemi virus corona (covid-19). Komite Covid-19 Yaman mengatakan angka kasus covid-19 di negaranya berada di angka 283 dengan 65 kematian.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Wakil Sekretaris Kementerian Kesehatan Yaman Abdurrakib el-Haydari mengatakan, 20 dokter di seantero negeri meninggal akibat covid-19 sejak 10 April lalu.

Kasus perdana di Yaman muncul di provinsi Hadramaut. Munculnya kasus covid-19 di Yaman meningkatkan kekhawatiran akan merebaknya wabah di negara dengan fasilitas kesehatan minim.

Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins pada Sabtu ini, total kasus covid-19 di kancah global telah melampaui 5,9 juta dengan 365 ribu lebih kematian dan 2.495.712 pasien sembuh.

Yaman dilanda kekerasan dan kekacauan sejak 2014, saat Houthi menguasai banyak wilayah termasuk Sanaa. Krisis di Yaman meningkat pada 2015, saat koalisi militer pimpinan Arab Saudi meluncurkan operasi serangan udara ke wilayah-wilayah Houthi.

Puluhan ribu warga Yaman, termasuk warga sipil, diyakini tewas terbunuh dalam konflik tersebut. PBB menyebut konflik di Yaman telah memicu krisis kemanusiaan terburuk di era modern. (ATN)

Tags: CoronavirusCOVID-19WHOYaman
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.