• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

WHO Umumkan Kematian Pertama Penderita Corona di Filipina

by Redaksi Asiatoday
February 2, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
WHO Umumkan Kematian Pertama Penderita Corona di Filipina

ASIATODAY.ID, MANILA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan kematian pertama akibat virus corona tipe Novel Coronavirus (nCoV) di Filipina. Kematian ini juga menjadi yang pertama terjadi di luar China

Pasien di Filipina ini merupakan seorang pria China yang bepergian dari kota Wuhan, tempat virus pertama kali terdeteksi.

“Ini adalah kabar kematian pertama yang dilaporkan di luar China,” kata perwakilan WHO untuk Filipina, Rabindra Abeyasinghe, melansir CNA, Minggu (2/2/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Namun kita harus ingat bahwa ini bukan kasus yang didapat secara lokal. Pasien berasal dari wilayah pusat penyebaran (virus) ini,” imbuhnya.

Pria tersebut tiba di Filipina bersama seorang perempuan China yang juga dinyatakan positif terkena virus. Ia merupakan pasien pertama virus nCoV di Filipina.

“Pasien sedang dalam pemulihan di rumah sakit, namun kondisinya memburuk dan meninggal,” kata Menteri Kesehatan Francisco Duque.

Pekan lalu, WHO menyatakan virus nCoV ini sebagai darurat kesehatan global. Kematian akibat virus ini semakin meningkat di wilayah China.

Akibat virus ini, pemerintah di seluruh dunia menutup perbatasan mereka dari dan ke China. Bahkan mereka melarang warga China untuk masuk guna menghentikan penyebarannya.

Filipina sendiri akan mengumumkan untuk menghentikan kedatangan wisatawan asing dari China. Langkah ini sebelumnya sudah dilakukan Amerika Serikat, Australia dan Israel.

Jumlah pasien meninggal dunia akibat virus ini mencapai 304 jiwa. Sementara total yang terinfeksi mencapai lebih dari 11 ribu kasus. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: China VirusFilipinaVirus KoronaVirus PneumoniaWHOWuhan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.