ASIATODAY.ID, JAKARTA – Memasuki new normal, Pemerintah Indonesia membuka pintu kunjungan wisatawan dari 4 negara di Asia. Hal ini dilakukan demi menghidupkan kembali roda perekonomian yang sempat lumpuh akibat pandemi Covid-19.
Demikian diungkapkan Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves), Odo R.M. Manuhutu.
“Rekan kami di Kementerian Luar Negeri telah merancang kebijakan baru untuk dibukanya kunjungan wisatawan dari 4 negara yakni China, Korea Selatan, Jepang, dan Australia,” kata Odo, Senin (15/6/2020).
Pihaknya telah melakukan diskusi secara komprehensif untuk membahas kriteria perizinan antara Indonesia dan keempat negara tersebut.
“Setelah kriteria atau SOP-nya telah dibuat, negosiasi akan dilakukan oleh keempat negara itu dalam waktu dua sampai empat minggu ke depan. Setelah mencapai kesepakatan, pembatasan pariwisata akan kembali dibuka,” tambahnya.
Menurut Odo, kesepakatan antar 4 negara ini nantinya akan menjadi prototipe sebelum membuka pintu pariwisata lainnya.
Dia juga mengindiksikan bahwa keempat negara tersebut dipilih karena investasi mereka selama ini telah membantu perekonomian Indonesia.
Penerbangan langsung antara Seoul-Jakarta atau Osaka-Bali akan dibuka kembali, setelah koridor pariwisata telah dibuat. Pasalnya, saat ini banyak wisatawan yang cenderung menghindari transit untuk menghindari risiko tertular Covid-19.
Pemerintah Indonesia secara perlahan mulai membuka kembali sejumlah objek wisata, meski angka penularan Covid-19 masih cenderung tinggi.
Pemulihan pariwisata domestik tampaknya menjadi target utama sebelum dibuka untuk wisatawan mancanegara. Seperti diketahui, dampak dari pandemi Covid-19, sektor pariwisata Indonesia mengalami kerugian puluhan miliar. (ATN)
