• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Xi Jinping Tawarkan Bantuan Kepada Putin untuk Akhiri Krisis Ukraina

by Redaksi Asiatoday
June 17, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Xi Jinping Tawarkan Bantuan Kepada Putin untuk Akhiri Krisis Ukraina 1

Persahabatan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China, Xi Jinping. Dok Kremlin

ASIATODAY.ID, BEIJING – Presiden China, Xi Jinping menawarkan bantuan kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin untuk mengakhiri krisis Ukraina.

Xi menyampaikan hal itu saat berbicara Putin via telepon pada Rabu (15/6/2022).

“Semua pihak terkait harus mengambil sikap yang bertanggung jawab, dengan demikian mempromosikan penyelesaian yang benar dari krisis di Ukraina. China siap untuk terus memainkan peran konstruktifnya,” kata Xi, seperti dilaporkan China Central Television (CCTV).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Xi menekankan, China mengambil posisi independen terkait krisis Ukraina dengan mempertimbangkan fakta dan realitas sejarah.

“Kami berperan aktif dalam menjadi perdamaian dalam skala global. Begitu pula kami berkontribusi menjaga stabilitas tatanan ekonomi dunia,” kata Xi.

Sebelumnya Menteri Pertahanan China, Wei Fenghe telah menyampaikan, negaranya tak tertarik atau berkepentingan dengan konflik di Ukraina.

Meski demikian, dia berharap Amerika Serikat (AS) dan Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) segera mengadakan pembicaraan dengan Rusia guna membahas gencatan senjata di Ukraina.

Wei mengungkapkan, China mendukung negosiasi antara Rusia dan Ukraina.

“Kami juga berharap AS dan NATO akan mengadakan pembicaraan dengan Rusia untuk menciptakan kondisi bagi gencatan senjata secepatnya,” kata Wei saat berbicara di forum Shangri-La Dialogue di Singapura, Ahad (12/6/2022) lalu, dikutip laman kantor berita Rusia, TASS.

Dia mengingatkan bahwa pendekatan sanksi tidak akan membantu menyelesaikan konflik di Ukraina.

“Konflik atau perang adalah hal terakhir yang ingin dilihat China di Ukraina. Pada saat yang sama, kami tidak percaya bahwa tekanan atau sanksi maksimum dapat menyelesaikan masalah. Ini dapat menyebabkan lebih banyak ketegangan dan memperburuk masalah,” jelasnya.

AS dan NATO diketahui berpihak pada Ukraina. Washington dan sejumlah negara Barat yang tergabung dalam NATO telah menerapkan sanksi ekonomi terhadap Rusia.

Mereka berharap, hal itu bakal membuat Moskow menghentikan agresi militernya di Ukraina. (ATN)

Tags: Vladimir PutinXi Jinping
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.