• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Produksi Migas Surplus, Pertamina EP Catatkan Laba Rp8,64 Triliun

by Redaksi Asiatoday
January 20, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Cegah Pencemaran Laut, Pertamina Luncurkan Bahan Bakar Kapal Rendah Sulfur

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Pertamina EP mencatatkan hasil kinerja positif dalam hal produksi sepanjang 2019. Anak usaha PT Pertamina (Persero) itu berhasil melampaui target realisasi produksi siap jual (lifting) minyak dan gas (migas).

Presiden Direktur Pertamina EP Nanang Abdul Manaf menyebutkan produksi minyak tahun lalu sebesar 82.213 barel per hari (bph). Sedangkan produksi gas sebesar 959 juta standar kaki kubik (Mmscfd).

Sementara lifting minyak berada di angka 82.190 bph atau 102 persen dari target dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) yang sebesar 80.733 bph serta lifting gas sebesar 749 Mmscfd.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Nanang mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari kinerja pengeboran di 2019. Untuk pengeboran lapangan ekplorasi sebanyak 11 sumur dan untuk eksploitasi sebanyak 99 sumur.

“Sedangkan untuk kinerja seismik 3D telah terlaksana seluas 469 km persegi dan untuk seismik 2D telah terlaksana sebesar 496 km, atau 140 persen dari target sebesar 355 km,” ujar Nanang melalui keterangan resmi, Senin (20/01/2020).

Berkat kinerja tersebut, Pertamina EP mencatat laba bersih sebesar USD634 juta atau setara Rp8,64 triliun dan Ebitda sebesar USD1,82 miliar atau setara Rp24,54 triliun.

Selain itu, kata Nanang, komitmen Pertamina EP dalam bidang health safety security and environment (HSSE) juga dibuktikan dengan zero fatality dan zero lost time incident dengan jumlah jam kerja selamat sebanyak 99.741.534.

Menurut Nanang, ke depannya harus ada penambahan cadangan baik minyak dan gas di tiap field dan asset. Ia mengatakan saat ini beberapa sumur field sudah memasuki usia senja. Untuk itu perlu diremajakan lagi dengan cara menemukan titik titik sumur baru sebagai cadangan.

“Kami ditargetkan dapat menghasilkan minyak sebesar 85.000 bph dan gas sebesar 932 Mmscfd. Untuk mencapai target tersebut, ada beberapa tantangan yang harus kami hadapi antara lain memenuhi harapan Stakeholder produksi minyak nasional sebesar satu juta bph di 2030, optimalisasi harga gas, mempertahankan tren positif tiga tahun terakhir migas Pertamina EP (2017 hingga 2019), Ageing Production Facilities, EOR Implementation, dan big discovery,” tegas Nanang.

Nanang menjelaskan, beberapa point strategi yang akan dilaksanakan demi pencapaian rencana kerja tahun 2020 diantaranya adalah menjaga dan meningkatkan lagi kinerja HSSE, eksekusi program kerja on time on budget on schedule and on return dengan mengimplementasikan bussiner acceleration program (BAP) secara konsisten. Selain itu juga menerapkan cost effectiveness and efficiency serta menerapkan good change management.

“Strategi kami juga harus agresif di awal tahun ini serta menerapkan budaya sharing dan sinergi antar asset serta field,” imbuhnya.  (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Industri Minyak dan GasMigas IndonesiaPertaminaPertamina EP
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.