• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Soal Sawit, DPR Dukung Penuh Langkah Indonesia Gugat Uni Eropa di WTO

by Redaksi Asiatoday
February 24, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Tunda Pungutan CPO dan Produk Turunannya

Sawit Indonesia. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Langkah Pemerintah Indonesia yang menggugat diskriminasi kelapa sawit oleh Uni Eropa (UE) diapresiasi kalangan parlemen.

Saat ini, melalui Wakil Menteri Perdagangan, Indonesia sedang menggugat ke World Trade Organization (WTO). Pasar UE memblokade sawit dari Indonesia karena dinilai tidak ramah lingkungan.

Anggota Komisi IV DPR RI Hamid Noor Yasin mendukung penuh pemerintah atas langkah advokasi ini.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Menurut dia, selama ini kampanye hitam yang dilakukan negara-negara maju sangat berlebihan. Padahal, faktanya Indonesia adalah negara penyuplai oksigen dan penyerap CO2 hingga menjadi paru-paru dunia.

“Hutan tropis Indonesia merupakan yang terbesar kedua di dunia setelah Brazil. Dan secara efektif, hutan Indonesia berfungsi sebagai filter untuk mengurangi pemanasan global secara signifikan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (24/2/2020).

Politisi PKS ini heran, mengapa masyarakat dunia menghakimi sawit Indonesia dengan alasan merusak lingkungan.

“Mereka tidak melihat begitu besarnya kontribusi Indonesia dalam mengendalikan lingkungan dunia terutama stabilitas oksigen dan lapisan ozon,” tegasnya.

Hamid menegaskan, Indonesia mampu mengimplementasikan kebijakan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable Sustainable Palm Oil (RSPO).

Tahun 2019 lalu, UE telah mengesahkan proposal energi yang menghapus pemakaian minyak nabati atau biofuel yang bersumber dari kelapa sawit. Kebijakan ini memukul ekspor kelapa sawit Indonesia yang selama ini menyasar pasar Eropa.

“Saya mendoakan gugatan resmi negara Indonesia kepada Uni Eropa di WTO pada 9 Desember 2019 mendapatkan hasil positif,” harapnya.

Legislator asal Jawa Tengah itu menambahkan, pelaku usaha sawit di Indonesia kebanyakan pengusaha besar. Namun, harus diakui sawit telah menyumbang penerimaan negara cukup besar untuk sektor non migas.

Pada 2018 saja, ekspornya mencapai 17,89 miliar dollar AS dan berkontribusi hingga 3,5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Bahkan, 10 juta orang bisa keluar dari garis kemiskinan sejak tahun 2000 dengan produksi sawit.

“Semoga Indonesia memenangkan negosiasi sawit di Eropa,” tandas Hamid. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: DPREkspor SawitHamid Noor YasinIndonesia vs Uni EropaSawit IndonesiaUni EropaWTO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.