• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Thailand Laporkan Kasus Pertama Penularan Covid-19 dari Mayat

by Redaksi Asiatoday
April 17, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Thailand Laporkan Kasus Pertama Penularan Covid-19 dari Mayat

Thailand Country. Special

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Penyebaran wabah coronavirus (Covid-19) dilaporkan terjadi di Thailand.

Seorang Ahli Forensik di Thailand terinfeksi virus corona dari mayat yang diperiksanya. Kejadian tersebut merupakan kasus pertama yang diketahui bahwa virus mematikan itu bisa menyebar dari mayat, menurut surat dalam jurnal medis, dilansir dari WebMD.

Profesional medis yang meninggal karena covid-19 itu diidentifikasi sebagai praktisi forensik yang bekerja di Bangkok. Hal tersebut berdasarkan isi surat yang diterbitkan dalam Journal of Forensic and Legal Medicine dalam artikel yang bertajuk “Coronavirus 2020 Outbreak: Latest Updates.”

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

“Menurut pengetahuan terbaik kami, ini adalah laporan pertama tentang infeksi covid-19 dan kematian diantara tenaga medis di unit Kedokteran Forensik,” terang Won Sriwijitalai dari RVT Medical Center di Bangkok dan Viroj Wiwanitkit dari Hainan Medical Universitas di Haikou Cina, dalam suratnya.

Para tenaga medis menulis bahwa unit patologi dan forensik sebaiknya menerapkan prosedur disinfeksi terhadap mayat yang digunakan di ruang operasi. Sementara dinyatakan bahwa pekerja di departemen forensik sudah memakai alat pelindung seperti sarung tangan, kacamata, dan masker.

Angelique Corthals, profesor patologi di City University of New York, mengatakan kepada BuzzFeed bahwa pemeriksa medis, teknisi kamar mayat, dan orang-orang yang bekerja di rumah duka perlu mendapatkan perawatan khusus.

“Ini masalah nyata,” jelasnya.

Surat dalam jurnal medis mengatakan bahwa para profesional medis forensik memiliki kemungkinan rendah untuk melakukan kontak dengan pasien dengan coronavirus, tetapi mereka dapat memiliki kontak dengan sampel biologis dan mayat.

Surat penulis mengatakan tidak ada yang tahu berapa banyak mayat yang terkontaminasi dengan covid-19 karena mayat tidak secara rutin diperiksa untuk virus di Thailand.

Thailand belum terpapar parah oleh covid-19, Universitas Johns Hopkins melaporkan sekitar 2.600 kasus dan 40 kematian. Meski demikian, Thailand merupakan salah satu negara pertama di luar China yang melaporkan kasus ini. (ATN)

Tags: Corona AsiaCoronavirusCOVID-19Thailand
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.