• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Serap Investasi Rp2,8 T, Pemerintah Fokus Garap Kawasan Industri Bintuni

by Redaksi Asiatoday
April 16, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Serap Investasi Rp2,8 T, Pemerintah Fokus Garap Kawasan Industri Bintuni

Kawasan Industri Bintuni. Foto : Kemenperin

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kementerian Perindustrian menyatakan akan mempercepat pengembangan kawasan industri di luar Pulau jawa. Salah satu yang akan menjadi fokus adalah pengembangan Kawasan Industri Teluk Bintuni, Papua Barat.

Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw mengatakan untuk menunjang percepatan pembangunan kawasan tersebut, pemerintah daerah dan pusat sudah menandatangani kesepakatan pengalokasian lahan yang dibutuhkan.

Total lahan yang pengalokasiannya sudah disepakati 50 hektare dari total kebutuhan yang mencapai 200 hektare.

RelatedPosts

California Seeks Strategic Partnership with Indonesia

FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny

Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert

Direktur Jenderal (Dirjen) Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Doddy Rahadi mengatakan percepatan pengembangan kawasan industri tersebut dilakukan untuk mendorong pemerataan pembangunan dan ekonomi.

Pemerintah menargetkan kawasan industri tersebut bisa mendatangkan investasi Rp1,76 triliun untuk pembangunannya dan  US$800 juta atau Rp1,11 triliun untuk pembangunan pabrik ethanolnya.

“Kawasan Industri Teluk Bintuni memiliki potensi sumber daya alam untuk mendukung industri Petrokimia. Mengingat pengembangannya telah berlangsung selama lima tahun, saat ini merupakan waktu yang tepat bagi Kawasan Industri Teluk Bintuni melangkah pada tahapan pembangunan kawasannya,” terang Doddy seperti dilansir dari website Kementerian Perindustrian, Senin (15/7/2019).

Doddy berharap pengembangan kawasan industri tersebut nantinya bisa berdampak positif bagi kehidupan masyarakat di wilayah tersebut. Pasalnya, pengembangan kawasan tersebut ditargetkan bisa menciptakan lapangan kerja bagi 3.500 orang.

“Dengan adanya kawasan ini diharapkan pendapatan masyarakat meningkat sehingga ekonomi ekonomi wilayahnya bisa terdampak. Tentunya akan meningkatkan produktivitas bagi perusahaan yang berlokasi di dalam kawasan industri sehingga mampu menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi,” ungkapnya. (Ril/AT)

Tags: Industri IndonesiaKawasan Industri BintuniKemenperinTeluk Bintuni
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.