• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Satelit Rekam Aktivitas Militer China di Himalaya Sebelum Bentrok dengan Militer India

by Redaksi Asiatoday
June 19, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
20 Prajurit India Tewas Dalam Bentrokan dengan Pasukan China

Bentrokan pasukan India dan China di perbatasan, Himalaya. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Satelit merekam sejumlah pergerakan, hari-hari menjelang terjadinya bentrokan paling keras dalam empat dekade terakhir antara militer India dan China di wilayah perbatasan.

Berdasarkan rekaman satelit, China terpantau membawa peralatan mesin dengan memotong jalan setapak ke lereng gunung Himalaya dan diduga membendung sungai.

Gambar satelit menunjukkan peningkatan aktivitas pihak China sejak seminggu sebelumnya. Gambar tersebut diambil pada Selasa atau sehari setelah tentara kedua negara terlibat pertarungan tangan kosong di Lembah Galwan yang bersuhu dingin.

RelatedPosts

Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism

Indonesia Enters Aircraft Carrier Era

Japan Ramps Up Ukraine’s Industrial Recovery with UNIDO Technology Partnership

India mengatakan 20 tentaranya tewas dalam serangan yang direncanakan oleh pasukan China pada Senin malam, saat komandan tertinggi kedua negara telah sepakat untuk meredakan ketegangan di Garis Kontrol Aktual (LAC).

Selama ini perbatasan yang diperselisihkan tidak jelas antara dua negara bertetangga yang sama-sama memiliki senjata nuklir itu.

Gambar satelit yang diambil oleh perusahaan pencitraan Bumi, Planet Labs, menunjukkan tanda-tanda pihak China mengubah lanskap lembah dengan memperlebar jalur jalan.

Mereka juga memindahkan tanah dan membuat dam untuk penyeberangan sungai, kata seorang pakar seperti dikutip CNA, Jumat (19/6/2020).

Gambar itu juga menunjukkan keberadaan peralatan mesin di sepanjang pegunungan yang tandus di Sungai Galwan.

“Melihatnya melalui satelit, sepertinya China sedang membangun jalan di lembah dan mungkin merusak sungai,” kata Jeffrey Lewis, direktur Program Nonproliferasi Asia Timur pada Institut Studi Internasional Middlebury, California.

“Ada sejumlah kendaraan di kedua sisi (LAC) meskipun tampaknya jauh lebih banyak kendaraan di sisi wilayah China. Saya menghitung 30 – 40 kendaraan India dan lebih dari 100 kendaraan di sisi China,” ujar Lewis.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan dia tidak mengetahui secara spesifik di lapangan.

Tetapi kata Lijian, tentara India telah menyeberang ke wilayah China di beberapa tempat dalam beberapa hari terakhir dan mereka harus mundur. (ATN)

Tags: ChinaChina-IndiaGunung HimalayaIndia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism
  • Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers
  • Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era
  • ITB-Vietnam CT Group Forge ASEAN Tech Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.