• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

AIIB Setujui Utang USD1 Miliar untuk Indonesia

by Redaksi Asiatoday
June 23, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
AIIB Setujui Utang USD1 Miliar untuk Indonesia

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) atau Bank Investasi Infrastruktur Asia menyetujui pinjaman senilai USD1 miliar kepada Pemerintah Indonesia.

Dana utang tersebut ditujukan untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam memperkuat jaring pengaman sosial, meningkatkan penanganan kesehatan, dan memitigasi penurunan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Program pinjaman pertama senilai USD750 juta dari AIIB akan digabungkan dengan dana pinjaman dari Asian Development Bank (ADB) atau Bank Pembangunan Asia dalam skema co-financing.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Pinjaman ditujukan untuk meningkatkan stimulus ekonomi di sektor bisnis termasuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), keluarga miskin, serta memperkuat sistem pelayanan kesehatan umum.

AIIB bekerja sama dengan Bank Dunia telah menyetujui tambahan kucuran USD250 juta untuk semakin memperkuat percepatan penanganan kesehatan oleh Pemerintah Indonesia, termasuk kesiapan fasilitas perawatan, kapasitas pengujian, pengawasan, pencegahan, serta koordinasi pemerintah dan komunikasi publik.

“Pandemi Covid-19 telah memaksa banyak negara berkembang untuk mengambil keputusan trade-offs yang sulit untuk memenuhi kebutuhan warganya. Dukungan dari AIIB diharapkan dapat memberi kontribusi bagi Pemerintah Indonesia dalam mengatasi berbagai tantangan di tengah masa-masa yang penuh ketidakpastian ini,” kata D.J. Pandian, Wakil Presiden Operasi Investasi AIIB, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (23/6/2020).

Dikatakan, pandemi ini diperkirakan makin membebani sistem kesehatan Indonesia yang tertinggal jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga.

Sementara itu, berdasarkan proyeksi Pemerintah Indonesia, pertumbuhan ekonomi pasca COVID-19 pada 2020 diperkirakan menngalami penurunan tajam dari 5 persen menjadi 2,3 persen.

Sementara pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat penghentian aktivitas ekonomi pada masa pandemi diperkirakan mencapai 1 juta hingga 7 juta kasus. (AT Network)

Tags: ADBAIIBAsian Infrastructure Investment BankUtang IndonesiaWorld Bank
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.