• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investasi Rp4,6 Triliun, Perusahaan Kaca Korea Relokasi Industri ke Batang

by Redaksi Asiatoday
August 15, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investasi Rp4,6 Triliun, Perusahaan Kaca Korea Relokasi Industri ke Batang

Presiden Jokowi saat meninjau kesiapan lahan Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA -Perusahaan Korea Selatan yang bergerak di industri kaca akan merelokasi industri ke Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah.

Rencananya, perusahaan tersebut akan berinvestasi sebesar USD330 juta atau Rp4,62 triliun.

Proses relokasi pabrik akan dilakukan dalam dua tahap. Secara keseluruhan, terdapat potensi penyerapan tenaga kerja yang mencapai 1.100 orang.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Menurut Direktur Promosi Sektoral Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Imam Soejoedi, untuk merealisasikan niat investasi tersebut, Tim Satuan Tugas (Satgas) BKPM melakukan pendampingan langsung ke KIT Batang untuk memastikan kesiapan kawasan di tengah pandemi Covid-19.

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan perusahaan, antara lain kesiapan lahan, ketersediaan infrastruktur pendukung, termasuk suplai gas dan listrik. 

Pada prinsipnya, pemerintah akan memenuhi kebutuhan perusahaan untuk dapat segera merealisasikan rencana relokasi investasinya ke Indonesia.

“Dalam kunjungan ini, kami melibatkan konsorsium pembangunan KIT Batang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Batang dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), agar semua pihak memiliki pemahaman yang sama atas pentingnya investasi ini segera direalisasikan,” kata Imam dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu (15/8/2020).

Saat ini, pemerintah tengah mempersiapkan kawasan industri Batang, Jawa Tengah, untuk mendorong masuknya investor asing. 

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pembangunan infrastruktur di kawasan Batang ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.

Sebelumnya, pemerintah telah meresmikan pengembangan kawasan industri Batang. Bahkan, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan tujuh perusahaan telah memberikan komitmennya untuk merelokasi pabrik ke kawasan itu. (ATN)

Tags: BKPMKawasan Industri Terpadu BatangKerjasama Indonesia-Korea Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.