• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kamala Harris: Donald Trump Presiden Gagal

by Redaksi Asiatoday
August 20, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kamala Harris: Donald Trump Presiden Gagal

Calon wakil presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Kamala Harris. Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Calon wakil presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Kamala Harris mengatakan Donald Trump adalah presiden yang gagal.

“Saat ini, kita memiliki presiden yang mengubah tragedi kita menjadi senjata politik,” kata Harris, dalam konvensi Demokrat, melansir Business Insider, Kamis (20/8/2020).

Kamala Harris yang berpasangan dengan Joe Biden, berjanji akan mengubah AS kembali ke demokrasi yang benar.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

“Joe akan jadi presiden yang mengubah tantangan kita menjadi tujuan,” imbuhnya.

Harris memang sangat kritis terhadap Trump, baik dalam perannya sebagai senator AS sejak 2017, maupun saat kampanye Pilpres.

“Kami berada pada titik perubahan. Kekacauan yang terus-menerus membuat kami terombang-ambing. Ketidakmampuan membuat kami merasa takut. Ketidakpedulian membuat kami merasa sendirian,” katanya.

“Begini masalahnya, kita bisa melakukan lebih baik dan pantas untuk mendapatkan lebih banyak,” tegas Harris.

Trump dan sekutunya dari Partai Republik, termasuk Wakil Presiden Mike Pence yang akan berdebat dengannya pada Oktober mendatang, telah melakukan pelanggaran sejak Harris mendapatkan pencalonan.

Sementara itu, Trump yang juga merupakan calon presiden petahana menyerang Harris. Dia menyebut senator itu jahat dan mengatakan Harris bukan warga negara AS karena orang tuanya imigran.

Namun, faktanya adalah Harris lahir di California dan tidak diragukan lagi merupakan seorang warga Amerika Serikat. 

“Mereka akan terlibat dalam upaya untuk mengalihkan perhatian dari masalah nyata yang mempengaruhi rakyat Amerika. Saya berharap mereka akan terlibat dalam taktik kotor yang akan menjadi knockdown. Kami siap,” tegas Harris. (ATN)

Tags: Amerika SerikatDonald TrumpJoe BidenKamala Harris
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.