• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Event

Debat SDGs Indonesia Kedua: Galang Pemuda dalam Pemulihan Pasca Pandemi

by Redaksi Asiatoday
October 11, 2020
in Event
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Debat SDGs Indonesia Kedua: Galang Pemuda dalam Pemulihan Pasca Pandemi

Debat SDGs Indonesia Tahunan Kedua. Ist

 
ASIATODAY.ID, JAKARTA – Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Kementerian Luar Negeri dan Tanoto Foundation akan menyelenggarakan Debat SDGs Indonesia tahunan yang kedua, dengan fokus untuk melibatkan pemuda di tengah pandemi COVID 19.

Bertajuk “Bright YOUth, Better Planet”, acara virtual ini akan dimulai pada tanggal 12-26 Oktober 2020. Acara ini memperingati Hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober dan merupakan bagian dari dukungan UNDP terhadap keterlibatan Pemerintah Indonesia dengan pemuda untuk menciptakan wacana global dan menanamkan “DNA SDGs” di kalangan kaum muda Indonesia.

Lebih dari 100 tim perguruan tinggi di seluruh Indonesia diharapkan untuk berpartisipasi. Tim-tim tersebut akan dikelompokkan menjadi empat wilayah. Semua peserta akan berpartisipasi dalam coaching clinic sebelum acara dimulai pada tanggal 12 Oktober. Pemenangnya akan diumumkan pada upacara khusus di Hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober.

RelatedPosts

Glitter Set to Hold Solo Concert, Arvindo Aims to Bring Child-Friendly Entertainment

Indonesia Targets Strategic Global Partnership Role at Salone del Mobile Milan 2026

Shaucha Fest Vol. 1 2026 Held in Surabaya

Pandemi COVID-19 telah menjadi tantangan khusus bagi kaum muda yang, terlepas dari perjuangan mereka, terus menjangkau komunitas yang rentan dan menjadi sukarelawan untuk membantu kelompok-kelompok yang termarjinalisasi.

Dengan latar belakang inilah acara tahun ini menyoroti bagaimana kaum muda Indonesia merespon tantangan COVID-19 dan bagaimana mereka bertindak dalam agenda SDGs.

“Sebagai pemimpin masa depan, pemuda harus memiliki visi global. Acara debat ini menyediakan platform untuk melibatkan pemuda dalam SDGs dan juga mengakui bahwa pemuda adalah salah satu unsur kunci untuk membangun kembali lebih baik dari COVID-19 dan untuk melanjutkan kembali upaya untuk mencapai SDGs dalam pemulihan pandemi,“ kata Sophie Kemkhadze, Deputy Resident Representative UNDP Indonesia, melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (10/10/2020).

Oktober telah dijuluki sebagai ‘bulan pemuda’ di Indonesia, yang menandai pentingnya pendekatan seluruh lapisan masyarakat terhadap SDGs.

“Kita harus menciptakan kondisi untuk partisipasi aktif pemuda. Acara debat ini mendorong semangat kompetitif dan memberikan kesempatan kepada kaum muda untuk belajar lebih banyak tentang SDGs dan peran mereka dalam membantu Indonesia mencapai targetnya di dekade mendatang,” kata Jean Satrijo Tanudjojo dari Tanoto Foundation.

UNDP dan Tanoto Foundation memiliki sejarah panjang kemitraan dalam memenuhi Agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Pada bulan Februari 2016, UNDP dan Tanoto Foundation bekerja sama untuk mengintegrasikan SDGs ke dalam agenda sub-nasional di provinsi Riau. Yayasan ini juga mendukung Inisiatif Kelapa Sawit Berkelanjutan (SPOI) UNDP dengan membantu petani swadaya dan petani plasma untuk mengelola perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan.

Tahun lalu, Pemerintah Indonesia, UNDP, dan Tanoto Foundation mendirikan SDG Academy, sebuah platform pembelajaran untuk mempercepat kemajuan pencapaian SDGs di Indonesia.

“Saat kita menghadapi berbagai tantangan di Indonesia dan dunia pada umumnya, pemuda harus mengembangkan keterampilan yang akan membekali mereka dengan kemampuan untuk memimpin. Acara debat ini membangun keterampilan berpikir kritis yang meningkatkan cara mereka berkomunikasi, melibatkan diri, dan memimpin,” kata Amalia Adininggar Widyasanti, mewakili BAPPENAS.

Putaran acara debat, termasuk babak final akan disiarkan di saluran media sosial UNDP dan di platform mitra media penyiarannya. (AT Network)

Tags: BappenasSDGs 2030Sustainable Development GoalsTanoto FoundationUNDP
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.