• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

PT Bukit Asam Kolaborasi Perusahaan Australia, Produksi Karbon Aktif

by Redaksi Asiatoday
January 5, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bukit Asam Bukukan Keuntungan Bersih Rp3,1 Triliun

PT Bukit Asam. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan pertambangan batubara Indonesia, PT Bukit Asam Tbk menandatangani Head of Agreement (HoA) dengan produsen dan pemasok karbon aktif asal Australia, Activated Carbon Technologies PTY, LTD (ACT), pada Selasa (22/12/2020).

Kerja sama tersebut terkait pemanfaatan karbon aktif yang akan diproduksi oleh perseroan. Kerja sama itu dinilai menjadi bukti transformasi emiten berkode saham PTBA untuk mendorong nilai tambah hasil pertambangan batubara.

Karbon aktif adalah salah satu upaya hilirisasi di mana batubara diolah dan mengalami proses aktivasi sehingga menjadi material yang di dalamnya terdapat banyak pori-pori yang berfungsi menyerap zat lain di sekitarnya.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Karbon aktif dapat dimanfaatkan untuk proses penjernihan dan pemurnian air, pemurnian gas dan udara, filter industri makanan, penghilang warna untuk industri gula dan MSG, hingga penggunaan di bidang farmasi sebagai penetral limbah obat-obatan agar tidak membahayakan lingkungan.

Direktur Pengembangan Usaha Bukit Asam Fuad IZ mengatakan bahwa dalam kesepakatan itu, ACT akan bertindak sebagai calon offtaker karbon aktif yang akan diproduksi dan diolah PTBA di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Kualitas produk dan term komersial lainnya akan disepakati lebih lanjut oleh para pihak dalam perjanjian jual beli yang lebih rinci.

Adapun, PTBA berencana membangun pabrik di Kawasan Industri Tanjung Enim (BACBIE) untuk memproduksi karbon aktif sebanyak 12.000 ton per tahun dengan mengolah sebanyak 60.000 ton batu bara per tahun.

Dia menjelaskan, persiapan Front End Engineering Design (FEED) untuk pabrik akan dimulai pada 2021.

“Ini kembali menjadi milestone bagi PTBA dengan penandatanganan HoA bersama ACT yang akan menjadi offtaker 12 ribu ton karbon aktif per tahun. Diharapkan pada tahun 2023, realisasi pengapalan pertama karbon aktif dari Tanjung Enim ke pelabuhan di Australia dapat terwujud,” kata Fuad sebagaimana keterangan resminya, Selasa (5/1/2020).

CEO dan Founder ACT Peter Cullum melihat adanya kesempatan yang sangat baik dan kemungkinan besar kesuksesan yang lebih besar dari kerja sama ini.

“Selain hal tersebut, kami juga melihat adanya pertumbuhan permintaan karbon aktif yang terus bertambah dan bisa kami optimalkan untuk merambah pasar lebih luas di dunia,” ujar Cullum.

Berdiri sejak 2003 di Perth, Australia, ACT yang menjadi offtaker karbon aktif PTBA selama ini dikenal sebagai perusahaan dan pemasok karbon aktif ternama di dunia.

ACT memiliki kapasitas produksi karbon aktif di atas 40.000 ton per tahun dengan pasar global yang meliputi Australia, Selandia Baru, Eropa, Kanada, dan Amerika Serikat. (ATN)

Tags: Bukit AsamHilirisasi BatubaraKerjasama Indonesia-Australia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.