• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Selangkah dari AS, China Kini Pimpin Pemulihan Ekonomi Global

by Redaksi Asiatoday
January 20, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
UNCTAD: Perdagangan Global Mulai Recovery, Namun Belum Merata

Aktivitas ekspor dan impor di pelabuhan China. Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – China tercatat hanya satu-satunya negara di dunia yang mengalami lompatan ekonomi di masa pandemic Covid-19 bahkan menggeser Amerika Serikat (AS).

Dasar pemulihan ekonomi yang kuat dan pengendalian Covid-19 membuat China memiliki momentum kuat untuk kinerja yang berkelanjutan pada 2021.

“China kini memimpin pemulihan global,” ujar Nicholas Lardy, seorang peneliti senior di lembaga pemikir yang berbasis di Washington D.C., Peterson Institute for International Economics, kepada Xinhua, Rabu (20/1/2021).

RelatedPosts

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

Pernyataan Lardy datang satu hari setelah Biro Statistik Nasional negara itu melaporkan Produk Domestik Bruto (PDB) China melebihi ambang batas 100 triliun yuan (USD15,42 triliun) pada 2020, dengan tingkat pertumbuhan tahun-ke-tahun sebesar 2,3 persen.

China adalah satu-satunya ekonomi utama dengan pertumbuhan PDB positif dengan kecepatan pertumbuhan melebihi perkiraan lembaga keuangan internasional utama seperti Dana Moneter Internasional (IMF) dan World Bank.

“Perdagangan China jauh lebih kuat daripada perdagangan global dan arus masuk investasi langsung mencatat rekor baru sepanjang masa di tahun ketika FDI global (investasi asing langsung) turun,” lanjutnya.

Ketika ditanya apa yang berkontribusi pada pemulihan China yang kuat pada 2020, dia mengatakan bahwa dasar pemulihan kuat China adalah pengendalian virus, yang dibawa oleh pengujian dan isolasi besar-besaran.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada Mei 2020, Lardy sudah berpendapat bahwa pengujian skala besar China untuk Covid-19 dapat membantu memulihkan kepercayaan konsumen, dan dapat membuka jalan bagi pemulihan ekonomi yang kuat. Ke depan, Lardy mengatakan ekonomi China akan terus mempertahankan momentum yang kuat di 2021.

“Kuatnya momentum tersebut didasarkan pada beberapa faktor, yang terpenting diantaranya adalah kemungkinan konsumsi yang terus meningkat,” ujarnya.

Ekonom mencatat bahwa pertumbuhan konsumsi tertinggal awal tahun lalu karena warga tidak yakin apakah virus pada dasarnya terkendali atau tidak, tetapi konsumsi meningkat pada kuartal ke-3 dan terutama pada kuartal keempat.

“Pertumbuhan konsumsi kemungkinan akan menguat lebih lanjut pada 2021,” tambahnya. (ATN)

Tags: ChinaPertumbuhan Asia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.