• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Jajaki Perundingan Dagang dengan SICA dan CARICOM

by Redaksi Asiatoday
April 14, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Jajaki Perundingan Dagang dengan SICA dan CARICOM

SICA - CARICOM. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Dalam rangka untuk terus mengeksplorasi potensi pasar di wilayah Amerika Latin dan Karibia, Kementerian Luar Negeri menyelenggarakan “Dialog Penjajakan Perundingan Perdagangan Indonesia dengan SICA (Central American Integration System) dan CARICOM (Caribbean Community)”.

Kepala Perwakilan SICA di Jakarta yaitu Dubes Panama, Ambassador Manuel Saturno, Dubes Guatemala Ambassador Manor Jacobo Cuyun dan KUAI Kosta Rika, Esteban Salazar menyampaikan bahwa Panama, Guatemala dan Kosta Rika siap membantu rencana Indonesia memperluas pasarnya.

Selanjutnya dilakukan dialog dengan Kepala Perwakilan RI di kawasan SICA dan CARICOM yaitu Dubes RI Mexico City, Dubes RI Panama City, Dubes RI Caracas, Dubes RI Paramaribo, dan Dubes RI Havana. Berdasarkan hasil dari kegiatan dialog dimaksud, dapat dipahami bahwa sudah terdapat tanggapan positif dari beberapa negara anggota CARICOM dan SICA atas inisiatif dari Indonesia. Beberapa negara anggota menyambut baik dan siap untuk mendukung rencana dimaksud.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Indonesia sedang menjajaki kemungkinan perundingan perdagangan berbentuk Preferential Trade Agreement (PTA) dengan SICA dan CARICOM agar dapat dimulai pada tahun 2022 dan diselesaikan pada tahun 2023.

Direktur Perundingan Bilateral menyampaikan dukungan penuh Kemdag atas rencana perjanjian perdangangan antara Indonesia dengan CARICOM dan SICA dengan pendekatan pertama yaitu Trade in Goods (TIG) dengan format (PTA).

Meskipun cukup ambisius, Dirjen Amerika dan Eropa menekankan bahwa, “Saat ini merupakan momentum yang sangat tepat bagi Indonesia untuk memiliki perjanjian dagang dengan SICA dan CARICOM sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi masing-masing kawasan akibat dampak dari pandemi Covid-19”.

CARICOM adalah organisasi yang terdiri dari 15 negara di kawasan Karibia sementara SICA adalah organisasi yang terdiri dari 8 negara di kawasan Amerika Tengah. Kedua kawasan ini mencakup 23 negara dengan total populasi 78.7 juta orang dan total GDP sebesar USD452 miliar. (ATN)​

Tags: Caribbean CommunityCentral American Integration SystemKerjasama Indonesia-Amerika Latin
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.