• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Darurat Kekerasan Dalam Rumah Tangga

by Redaksi Asiatoday
May 7, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Darurat Kekerasan Dalam Rumah Tangga 1

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Ilustrasi

ASIATODAY.ID, BEIJING – Federasi Wanita Seluruh China, sebuah organisasi wanita terbesar di China melaporkan bahwa China tengah mengalami keadaan Darurat Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Pasalnya, sekitar satu dari empat wanita di China dikatakan mengalami KDRT. Jika dirata-rata, kasus KDRT di negeri itu terjadi tiap 7,4 detik.

Program Undercover Asia berbicara kepada para korban, ahli, dan mantan pelaku kekerasan tentang masalah mendasar KDRT.

RelatedPosts

Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis

Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content

Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government

“Selama bertahun-tahun, dia sering mengancam (saya) dan kemudian memanfaatkan ancaman itu. Dalam hal itu, semua keluhan yang terkumpul selama enam tahun – termasuk dia memukuli ibu dan anak saya, akhirnya meledak,” kata Yang Xi, warga Shaanxi dikutip dari CNA, Jumat (7/5/2021).

Pada suatu malam, wanita berusia 41 tahun itu mengambil kapak dan membunuh suaminya. “Saya tidak berharap diri saya punya nyali untuk melakukan hal seperti itu,” katanya.

Yang dijatuhi hukuman 12 tahun penjara karena membunuhnya dan dibebaskan setelah delapan tahun. Di penjara, di mana dia belajar bagaimana menjadi tukang pijat, Yang mengatakan dia bertemu dengan narapidana wanita yang juga pernah dianiaya.

China tetap menjadi masyarakat tradisional yang menghargai keharmonisan dalam rumah tangga, yang timbul dari patriarki Konfusianisme.

“Dan di beberapa daerah, pemukulan terhadap istri merupakan simbol dari kekuatan patriarki. Beberapa pria tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak bermoral dan bahkan mungkin merasa bangga karenanya,” kata Ma Sainan, kepala pengacara yang menangani perkara perkawinan dan keluarga di Firma Hukum Jiali.

Bahkan setelah bercerai atau meninggalkan pelakunya, beberapa korban ternyata tidak dapat membebaskan diri.

“Banyak wanita mengalami lebih dari 30 episode kekerasan sebelum mereka mencari bantuan atau pergi ke polisi,” kata Lin Shuang, seorang sukarelawan anti kekerasan dalam rumah tangga di Shanghai selama delapan tahun.

Pada September, Lamu, seorang vlogger berusia 30 tahun dari provinsi Sichuan disiram dengan bensin dan dibakar oleh mantan suaminya. Saat itu, dia melakukan streaming langsung di rumah. Setelah mengalami 90 persen luka bakar, Lamu akhirnya meninggal dan memicu kemarahan publik.

“Meskipun proporsi korban yang lebih tinggi berada di pedesaan, namun kekerasan dalam rumah tangga lebih banyak terjadi di kota-kota. Pelaku kekerasan mungkin, bagaimanapun, menjadi lebih “rahasia” untuk menjaga front “glamor” kepada tetangga dan kolega,” kata Ma, sang pengacara. (ATN)

Tags: ChinaKekerasan Gender
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.