ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Korea Selatan mulai bersiap untuk membuka kembali industri pariwisata dan perjalanan antar kota dan negara tanpa kewajiban karantina di tempat tujuan perjalanan yang dianggap telah berhasil menangani pandemi Covid-19 dengan baik. Rencana itu akan dimulai awal Juli 2021.
Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi, serta Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Korea Selatan menyatakan bahwa negara tersebut berupaya untuk mengadopsi “gelembung perjalanan” atau “travel bubble” sebuah kesepakatan yang memungkinkan perjalanan tanpa kewajiban karantina ketika tiba di tempat tujuan perjalanan.
Tahap awal, pemerintah berusaha untuk membuka Travel Bubble ini dengan negara-negara di Asia Pasifik diantaranya Singapura, Taiwan, Thailand, Guam, dan Saipan.
Saipan merupakan pulau ibukota dari Mariana Utara di Pasifik Barat. Pemerintah Korea Selatan juga berencana mengizinkan perjalanan berkelompok mulai awal Juli ke negara-negara tersebut bagi orang-orang yang telah menyelesaikan vaksinasi Covid-19.
Untuk melakukan perjalanan, orang-orang wajib menunjukkan sertifikat atau surat keterangan yang membuktikan mereka telah divaksinasi penuh dan hasil tes Covis-19 negatif yang dikeluarkan tiga hari sebelum keberangkatan.
Sebagaimana dilaporkan KBS World pada Rabu (9/6/2021), Perdana Menteri Korea Selatan Kim Boo-kyum mengatakan bahwa perjalanan ke luar negeri akan menjadi sinyal pemulihan kehidupan sehari-hari yang diharapkan banyak orang.
Pada tahap awal, perjalanan akan diperbolehkan untuk perjalanan individual dan warga negara asing yang mengunjungi Korea Selatan juga hanya dapat melakukan perjalanan wisata berkelompok.
Pemerintah Korea Selatan akan terus mempelajari situasi yang ada untuk meningkatkan pembukaan gelembung perjalanan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi pencegahan penyebaran pandemi Covid-19. (ATN)
