• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kebocoran Bahan Kimia di Pabrik China, 8 Orang Tewas

by Redaksi Asiatoday
June 12, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kebocoran Bahan Kimia di Pabrik China, 8 Orang Tewas

Kawasan pabrik Kota Guiyang, China. Dok

ASIATODAY.ID, GUIYANG – Insiden kebocoran bahan kimia berbahaya terjadi di sebuah pabrik di kota Guiyang, China pada Sabtu (12/6/2021).

Akibat insiden ini, 8 orang tewas dan 3 lainnya terluka.

Kebocoran terjadi saat para pekerja sedang membongkar muatan bahan kimia metil format (methyl formate) dari sebuah kendaraan pengangkut.

RelatedPosts

Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis

Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content

Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government

Laporan Gulf Today, insiden kebocoran bahan kimia tersebut sedang investigasi otoritas setempat.

Metil format biasa digunakan dalam berbagai proses kimiawi, termasuk pembuatan insektisida. Metil format dapat menyebabkan iritasi kulit, dan bisa memicu kematian jika tertelan atau terhirup dalam jumlah besar.

Perekonomian China mengandalkan berbagai industri berat yang melibatkan penggunaan bahan kimia. Insiden yang melibatkan bahan kimia terjadi dari waktu ke waktu di sejumlah pabrik China.

Biasanya insiden diakibatkan lemahnya standar keamanan serta minimnya penegakan aturan yang diperburuk praktik korupsi. Pihak yang terbukti bertanggung jawab biasanya mendapat hukuman keras, namun permintaan besar di sektor industri China membuat insiden berujung kematian selalu terulang.

Pada 2019, sebuah insiden yang melibatkan bahan kimia di sebuah pabrik di China timur menewaskan 78 pekerja.

Empat tahun sebelumnya, ledakan besar di gudang bahan kimia di kota pelabuhan Tianjin menewaskan 173 orang. Sebagian besar korban tewas dalam insiden itu adalah petugas pemadam kebakaran dan polisi.

Ledakan di Tianjin dipicu konstruksi ilegal dan penyimpanan bahan kimia berbahaya yang tidak sesuai standar. (ATN)

Tags: China
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.