• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investasi USD11 Miliar, Joe Biden akan Bangun 13 Juta Charger Kendaraan Listrik

by Redaksi Asiatoday
June 30, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Joe Biden Bertekad Tempuh Segala Cara Redam Kebangkitan China

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Dok Potus

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden akan membangun 13 juta jaringan charger kendaraan listrik di negeri itu. Terobosan ini akan mendorong masyarakat AS beralih menggunakan kendaraan listrik sekaligus menjadi angin segar bagi General Motors (GM) dan Ford untuk bersaing dengan Tesla.

Melalui rapat senat, pemerintahan Biden sudah memastikan akan menggelontorkan dana USD1,2 triliun untuk proyek infrastruktur, termasuk di dalamnya USD7,5 miliar untuk infrastruktur kendaraan listrik. Setiap RUU harus disahkan oleh kedua majelis Kongres, yang dikontrol secara sempit oleh Demokrat.

“Konsumen perlu mendapatkan infrastruktur yang lebih baik untuk membeli EV dan mungkin baik untuk General Motors dan Ford, serta Stellantis,” ujar Analis Otomotif di NORD/LB, Frank Schwope.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Sebelumnya, Biden menyebutkan mencari dana USD15 miliar untuk membangun 500 ribu stasiun pengisian listrik umum (SPLU). Sebuah laporan, perusahaan konsultan McKinsey memperkirakan Amerika Serikat membutuhkan sekitar USD11 miliar investasi untuk membangun 13 juta charger yang dibutuhkan negara.

“Undang-undang yang efektif harus mencakup investasi dalam infrastruktur pengisian daya, terutama di daerah perkotaan dan di sepanjang koridor jalan raya, yang akan membantu memberikan kepercayaan lebih kepada konsumen untuk membeli listrik,” kata GM dalam sebuah pernyataan.

Ford mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mendorong untuk melihat kemajuan bipartisan pada investasi infrastruktur yang terlambat. “Kami berharap produk akhir akan memungkinkan dan mempercepat peralihan itu ke kendaraan tanpa emisi,” kata Ford.

Jaringan supercharging milik Tesla yang cepat telah memberikan keunggulan kompetitif. Sementara itu, pembuat mobil lain telah membentuk aliansi atau berinvestasi dalam perusahaan rintisan untuk jaringan saat mereka mendorong pendatang baru kendaraan listrik ke pasar. Penjualan kendaraan listrik hanya mencapai 2 persen dari total penjualan mobil di Amerika Serikat pada 2020.

Ada dua jenis SPLU publik, yaitu pengisi daya Level 2 yang lebih lambat yang membutuhkan waktu pengisian sekitar satu jam untuk jarak 16 km hingga 32 km, dan pengisi daya DC Fast yang dapat menambah jangkauan 60 hingga 80 mil dalam 20 menit pengisian daya. (ATN)

Tags: Charger Kendaraan ListrikIndustri Kendaraan ListrikJoe Biden
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.