• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Event

Para Ahli Kesehatan Dunia Bertemu di KTT Bioteknologi Medis di Riyadh

by Redaksi Asiatoday
September 15, 2021
in Event
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lockdown Arab Saudi Dilonggarkan, Ekonomi Mulai Menggeliat

Kota Riyadh, Arab Saudi. Ist

ASIATODAY.ID, RIYADH – Para ahli kesehatan dunia bertemu di KTT Bioteknologi Medis Global Riyadh (RGMBS) 2021. KTT itu dibuka oleh Putra Mahkota Muhammad bin Salman, Selasa (14/9/2021).

KTT ini diselenggarakan oleh King Abdullah International Medical Research Center (KAIMRC) di Kementerian Urusan Kesehatan Garda Nasional.

Menteri Garda Nasional membuka Oasis Bioteknologi Biomedis di KAIMRC sebagai salah satu inisiatif sistem bioteknologi medis di Arab Saudi, yang akan berkontribusi dalam memberikan peluang pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan medis.

RelatedPosts

Glitter Set to Hold Solo Concert, Arvindo Aims to Bring Child-Friendly Entertainment

Indonesia Targets Strategic Global Partnership Role at Salone del Mobile Milan 2026

Shaucha Fest Vol. 1 2026 Held in Surabaya

Melansir Saudi Gazette, Rabu (15/9/2021), inisiasi ini juga akan menambah blok bangunan ke blok bangunan diversifikasi sumber pendapatan dan salah satu tujuan Visi Kerajaan 2030. Oasis akan bekerja dalam sistem nasional dan menjadi bagian kemitraan strategis dengan banyak mitra lokal, seperti Royal Komisi untuk Kota Riyadh dan Program Pengembangan Industri dan Logistik Nasional (NIDLP), selain kemitraan global lainnya.

Direktur Eksekutif Urusan Kesehatan di Kementerian Garda Nasional, Dr. Bandar Bin Abdulmohsen Al-Kenawi, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pertemuan di bawah perlindungan Putra Mahkota ini.

Dia juga memuji perkembangan dan perubahan yang dialami Kerajaan dalam hal perawatan kesehatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Industri ini kini dipenuhi dengan penemuan inovatif dan kreatif, seperti perawatan molekuler, terapi gen, perbaikan genetik, aplikasi AI dan analisis data besar serta generasi berikutnya dari manufaktur farmasi.

Menteri Kesehatan, Dr. Tawfiq Bin Fawzan Al-Rabiah, menyatakan RGMBS datang pada saat yang diperlukan, utamanya membahas bidang pengembangan teknologi yang berhubungan langsung dan erat dengan kesehatan manusia. Diharapkan nilai pasar global bioteknologi akan mencapai hampir 700 miliar dolar AS pada 2025, dan penjualan global obat-obatan bioteknologi diperkirakan akan mencapai hampir 315 miliar dolar AS tahun ini.

Dia menambahkan, melalui visi terpadu negara dan realisasi Visi 2030, kepemimpinan Kerajaan berupaya memiliki strategi nasional untuk teknologi biomedis, salah satu cabang paling menonjol dari strategi ini untuk mendukung dan memotivasi masa depan dan kesehatan manusia.

Di sisi lain, Menteri Penanaman Modal, Eng. Khalid Bin Abdulaziz Al-Falih, mengatakan RGMBS datang pada saat yang penting untuk melanjutkan perjalanan ambisius Kerajaan. Menjadikan Kerajaan Arab Saudi sebagai tujuan yang berbeda dan pilihan investasi dalam pengembangan dan pembuatan teknologi vital, sekaligus mendorong Kerajaan menjadi pusat global untuk perawatan kesehatan dan ilmu kehidupan. (ATN)

Tags: Arab SaudiKing Abdullah International Medical Research CenterKTT Bioteknologi Medis Global Riyadh
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.