• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia-Malaysia Perkuat Kolaborasi Pertamina-Petronas

by Redaksi Asiatoday
August 27, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Raja Malaysia

Jokowi menyambut Raja Malaysia. Ist

ASIATODAY.ID, BOGOR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Raja Malaysia Seri Paduka Yang Dipertuan Agong XVI Al-Sultan Abdullah Ri’ayatauddin Al Mustafa Billah Shah membahas kerja sama antara Pertamina dengan Petronas.

“Pertamina dan Petronas ingin memperkokoh kolaborasinya termasuk untuk menggarap proyek-proyek yang ada di luar. Jadi, kalau ada kesempatan untuk proyek di luar atau negara lain. Mereka sudah punya kolaborasi untuk mengerjakan bersama. Tentunya saran kita adalah antara Petronas dan Pertamina duduk bertemu untuk bicara mengenai proyek proyek yang dapat dilakukan kedua BUMN,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (26/8/2019).

Retno mengungkapkan, Pertamina dan Petronas sudah beberapa kali menggelar pertemuan apalagi keduanya memiliki kerja sama senilai ratusan juta dolar AS.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

“Pertamina dan Petronas sudah bertemu beberapa kali. Saya kira hubungan mereka cukup dekat. Data kita menunjukkan bahwa, yang terjadi selama ini antara Pertamina dan Petronas kerja sama jual beli dan nilainya cukup besar, misalnya semester II tahun ini, nilainya US$ 133 juta. Sementara, jual beli akan dilanjutkan untuk tahun 2020 dengan nilai lebih banyak,” terang Retno.

Selain membahas kolaborasi Pertamina dan Petronas, Jokowi dan Sultan Abdullah membahas komoditas Sawit yang saat ini mendapat tekanan dari Uni Eropa.

“Sekali lagi kita menekankan kembali pentingnya kedua negara untuk bersatu melawan diskriminasi kelapa sawit. Presiden juga menyampaikan bahwa selain mencari cara tetapi juga perlu cari jalan lain untuk penyerapan dalam negeri Kelapa Sawit. Kita kan B20 kemudian akan B30 dan lain sebagainya. Ini akan secara konsisten disampaikan ketika bertemu Tun awal bulan dan pada saat bertemu Agong,” tandas Retno. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Indonesia-MalaysiaMenlu Retno MarsudiPetronas
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.