• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Larang Ekspor, Harga Batubara Global Melejit USD196,5 per Ton

by Redaksi Asiatoday
January 7, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Mitigasi Perubahan Iklim, Transparansi Data Industri Ekstraktif di Indonesia Jadi Sorotan

Aktivitas tambang batubara di Indonesia. Foto Dok Hafiztyoo

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Langkah Indonesia melarang ekspor batubara memicu kenaikan harga batubara global hingga mencapai level USD196,5 per metrik ton.

Bursa ICE Newcastle mencatat harga komoditas mencapai harga tertiingi pada tahun ini yakni USD196,5 per metrik ton untuk kontrak Januari pada Kamis (6/1/2022). Harga ini naik 16,60 poin dibandingkan hari perdagangan sebelumnya USD179,90 per metrik ton.

Selain itu, pada kontrak Februari, komoditas emas hitam turut mengalami penguatan harga pada level USD180 per metrik ton. Angka ini meningkat 18,35 poin dibandingkan perdagangan Rabu (5/1/2022) yakni USD161,65 per metrik ton.

RelatedPosts

Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026

Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

Demikian juga untuk kontrak Maret yang diperdagangkan pada level USD168 per metrik ton, naik 17,65 level dari perdagangan sebelumnya yakni USD150,35 per metrik ton.

Kenaikan ini terjadi di tengah kebijakan pemerintah Indonesia melarang ekspor batubara sejak 1 Januari hingga 31 Januari 2022.

Langkah ini diambil Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) seiring dengan menipisnya pasokan batubara pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) milik PT PLN (Persero) dan milik independent power producer (IPP).

Dalam keterangannya, kementerian menyebut menipisnya stok batubara ini berdampak pada sekitar 20 PLTU dengan kapasitas daya 10.000 MW. Angka ini setara dengan potensi gangguan bagi 10 juta lebih pelanggan PLN. (ATN)

Tags: BatubaraHarga BatubaraLarangan Ekspor Batubara
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.