• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Lolos dari Upaya Kudeta, Presiden Tokayev Bertekad Pulihkan Kazakhstan

by Redaksi Asiatoday
January 11, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Presiden Kazakhstan Perintahkan Tembak Mati Perusuh

Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev. Dok

ASIATODAY.ID, NUR SULTAN – Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev mengatakan pada hari Senin (10/1/2022), negaranya telah melewati upaya kudeta yang dikoordinasikan oleh “pusat tunggal” setelah kerusuhan paling kejam sejak runtuhnya Soviet.

Dalam pidatonya saat pertemuan virtual dengan aliansi militer Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) yang dipimpin Rusia, Tokayev mengatakan, ketertiban sekarang telah dipulihkan di Kazakhstan, tetapi perburuan “teroris” masih berlangsung.

“Dengan berkedok protes spontan, gelombang kerusuhan pecah, menjadi jelas bahwa tujuan utama adalah untuk merusak tatanan konstitusional dan untuk merebut kekuasaan. Kita berbicara tentang upaya kudeta,” katanya.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Gelombang demonstrasi yang berubah menjadi kekerasan di Kazakhstan, awalnya menentang kenaikan harga bahan bakar yang dimulai lebih dari seminggu yang lalu terhadap pemerintah Tokayev dan orang yang ia gantikan sebagai presiden, Nursultan Nazarbayev yang berusia 81 tahun.

“Sasaran utama ditujukan terhadap kota Almaty. Jatuhnya kota ini akan membuka jalan bagi pengambilalihan wilayah selatan yang padat penduduknya dan kemudian seluruh negeri,” katanya.

“Kemudian mereka berencana untuk merebut ibu kota.”

Tokayev mengatakan, operasi “kontra-terorisme” skala besar akan segera berakhir bersama dengan misi CSTO yang katanya berjumlah 2.030 tentara dan 250 perangkat keras militer.

Tokayev membela keputusannya untuk mengundang pasukan pimpinan Rusia ke negara itu dan mengatakan bahwa keraguan atas legitimasi misi itu berasal dari kurangnya informasi.

Kazakhstan akan segera memberikan bukti kepada masyarakat internasional tentang apa yang telah terjadi, katanya.

Sebanyak 16 anggota pasukan keamanan tewas, sementara jumlah korban sipil masih diperiksa. (ATN)

Tags: Kazakhstan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.