• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Jepang Apresiasi Keputusan Pemerintah Indonesia soal Ekspor Batubara

by Redaksi Asiatoday
January 12, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Jepang Apresiasi Keputusan Pemerintah Indonesia soal Ekspor Batubara

Pengangkutan Batubara di Indonesia. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Jepang mengapresiasi keputusan Pemerintah Indonesia terkait ketersediaan kapal pengangkut batubara yang sudah siap release.

Apresiasi itu disampaikan oleh Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri (METI) Jepang Hagiuda Kochi saat bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, RI, Luhut Binsar Pandjaitan, Selasa (11/1/2022).

Sebelumnya Jepang melayangkan protes terhadap kebijakan larangan sementara ekspor batubara Indonesia karena keputusan tersebut dapat mengganggu perekonomian Jepang.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

“Saya berterima kasih sudah dijelaskan secara detail tentang rencana Pemerintah Indonesia untuk release kapal pengangkut batubara,” kata Hagiuda Kochi.

Dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Luhut Pandjaitan, ia memberikan beberapa arahan di antaranya membuka secara bertahap ekspor batubara.

Sebanyak 14 kapal yang sudah memiliki muatan penuh batubara dan sudah dibayar oleh pihak pembeli agar segera di-release (dilepas) untuk bisa ekspor. Keputusan itu setelah mempertimbangkan kondisi suplai batubara yang sudah jauh lebih baik.

Sementara dari pihak PLN pun telah menjelaskan kekurangan pasokan batubara sebanyak 2,1 juta MT sudah terpenuhi dari tambahan penugasan Dirjen Minerba pada 9 Januari 2022 dan akan diselesaikan perikatannya paling lambat 11 Januari 2022.

Kemudian terkait dengan kebutuhan armada untuk mengangkut batubara sebagian telah terpenuhi. Dari kekurangan armada sejumlah 18 vessel dan 211 tongkang, sudah terpenuhi sejumlah 11 vessel dan 187 tongkang. Sisanya masih dalam proses nominasi dan seluruhnya digaransi ketersediaannya oleh INSA, sesuai waktu dan lokasi yang telah ditentukan PLN.

Dengan terpenuhinya tambahan pasokan batubara dan armada angkut, maka langkah-langkah intervensi pemerintah akan memberikan koreksi positif terhadap hari operasi (HOP) yang semula dalam kondisi krisis menjadi minimal 15 HOP dan untuk daerah yang jauh dan kritis di atas 20 HOP. (ATN)

Tags: BatubaraKerjasama Indonesia-JepangLarangan Ekspor Batubara
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.