• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Iran dan Argentina Siap Bergabung BRICS

by Redaksi Asiatoday
June 28, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Iran dan Argentina Siap Bergabung BRICS 1

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS XIV yang dipimpin langsung oleh Presiden China Xi Jinping dan diikuti oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin, Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Brasil Jair Messias Bolsonaro, dan Presiden Afrika Selatan Matamela Cyril Ramaphosa. KTT ini digelar secara virtual di Beijing, Kamis malam (23/6/2022). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Iran dan Argentina dilaporkan siap bergabung dengan negara-negara ekonomi berkembang BRICS. Saat ini, anggota kelompok itu masih 5 negara antara lain Brasil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan (BRICS).

Pemerintah Iran mengatakan Teheran telah mendaftar untuk menjadi anggota BRICS.

“Hasilnya akan menambah nilai baik kedua belah pihak,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, dikutip Reuters, Senin (27/6/2022).

RelatedPosts

Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis

Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content

Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government

Terpisah juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan Argentina juga mengajukan keanggotaan untuk bergabung. Pemerintah Argentina belum menanggapi permintaan komentar.

Presiden Argentina Alberto Fernandez yang saat ini sedang di Eropa beberapa hari terakhir mengungkapkan keinginannya membawa Argentina bergabung dengan BRICS.

“Saat Gedung Putih memikirkan apa lagi yang akan dimatikan di dunia, melarang atau mengganggu, Argentina dan Iran mendaftar untuk bergabung dengan BRICS,” kata Zakharova di aplikasi kirim pesan Telegram.

Sudah lama Rusia berusaha mendekat dengan Asia, Amerika Selatan dan Timur Tengah, tapi upaya mereka semakin intensif baru-baru ini usai mendapat gelombang sanksi dari Eropa, Amerika Serikat dan negara-negara lainnya karena invasi ke Ukraina.

AS dan negara-negara Barat lainnya berjanji memberikan dukungan pada Ukraina. Setelah 28 warga sipil tewas dalam beberapa serangan Rusia, termasuk tembakan rudal di sebuah pusat perbelanjaan yang penuh.

Rusia membantah mengincar warga sipil dalam invasi yang mereka sebut “operasi militer khusus” untuk melucuti senjata Ukraina dan melindungi pengguna bahasa Rusia dari fasis.

Kiev dan sekutu-sekutunya membantah alasan tersebut dan mengatakan serangan Rusia tanpa provokasi. (ATN)

Tags: BRICS
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.