• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Iran dan Argentina Siap Bergabung BRICS

by Redaksi Asiatoday
June 28, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Iran dan Argentina Siap Bergabung BRICS 1

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS XIV yang dipimpin langsung oleh Presiden China Xi Jinping dan diikuti oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin, Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Brasil Jair Messias Bolsonaro, dan Presiden Afrika Selatan Matamela Cyril Ramaphosa. KTT ini digelar secara virtual di Beijing, Kamis malam (23/6/2022). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Iran dan Argentina dilaporkan siap bergabung dengan negara-negara ekonomi berkembang BRICS. Saat ini, anggota kelompok itu masih 5 negara antara lain Brasil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan (BRICS).

Pemerintah Iran mengatakan Teheran telah mendaftar untuk menjadi anggota BRICS.

“Hasilnya akan menambah nilai baik kedua belah pihak,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, dikutip Reuters, Senin (27/6/2022).

RelatedPosts

California Seeks Strategic Partnership with Indonesia

FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny

Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert

Terpisah juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan Argentina juga mengajukan keanggotaan untuk bergabung. Pemerintah Argentina belum menanggapi permintaan komentar.

Presiden Argentina Alberto Fernandez yang saat ini sedang di Eropa beberapa hari terakhir mengungkapkan keinginannya membawa Argentina bergabung dengan BRICS.

“Saat Gedung Putih memikirkan apa lagi yang akan dimatikan di dunia, melarang atau mengganggu, Argentina dan Iran mendaftar untuk bergabung dengan BRICS,” kata Zakharova di aplikasi kirim pesan Telegram.

Sudah lama Rusia berusaha mendekat dengan Asia, Amerika Selatan dan Timur Tengah, tapi upaya mereka semakin intensif baru-baru ini usai mendapat gelombang sanksi dari Eropa, Amerika Serikat dan negara-negara lainnya karena invasi ke Ukraina.

AS dan negara-negara Barat lainnya berjanji memberikan dukungan pada Ukraina. Setelah 28 warga sipil tewas dalam beberapa serangan Rusia, termasuk tembakan rudal di sebuah pusat perbelanjaan yang penuh.

Rusia membantah mengincar warga sipil dalam invasi yang mereka sebut “operasi militer khusus” untuk melucuti senjata Ukraina dan melindungi pengguna bahasa Rusia dari fasis.

Kiev dan sekutu-sekutunya membantah alasan tersebut dan mengatakan serangan Rusia tanpa provokasi. (ATN)

Tags: BRICS
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.