• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

INA dan Silk Road Fund China Teken Kerja Sama Investasi Senilai Rp44,8 Triliun

by Redaksi Asiatoday
July 5, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
INA dan Silk Road Fund China Teken Kerja Sama Investasi Senilai Rp44,8 Triliun

Silk Road Fund (SRF) China. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia Investment Authority (INA) dan Silk Road Fund (SRF) China menandatangani kerangka kerja sama investasi (investment framework agreement/IFA) untuk memfasilitasi kerja sama investasi antara kedua negara di Indonesia.

Nilai investasi yang disepakati kedua pihak berkisar 20 miliar yuan (RMB) atau setara dengan Rp44,8 triliun.

Menurut Ketua Dewan Direktur INA, Ridha Wirakusuma, penandatanganan IFA tersebut sebagai upaya meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi antara China dan indonesia.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Ruang lingkup investasi yang diatur dalam IFA mencakup berbagai kelas aset dan dana kekayaan.

Kerja sama investasi juga menargetkan semua sektor bisnis yang terbuka untuk investasi asing, khususnya yang mempromosikan pengembangan masyarakat dan konektivitas ekonomi antara kedua negara.

“INA memiliki komitmen yang kuat untuk mempromosikan hubungan ekonomi bilateral. Sebagai bagian dari perjanjian yang ditandatangani, INA akan berinvestasi bersama dengan SRF, juga membuka kemungkinan untuk mengundang investor lain,” jelas Ridha melalui siaran pers, Senin (4/7/2022).

Kerangka kerja sama investasi tersebut menetapkan syarat dan prinsip umum yang akan diikuti oleh SRF dan INA saat menyaring dan melakukan investasi bersama.

Ridha mengatakan bahwa kedua pihak bermaksud untuk memanfaatkan wawasan pasar masing-masing, hubungan dekat dengan komunitas bisnis lokal yang relevan, kemampuan menginisiasi kesepakatan, serta keahlian manajemen portofolio.

“Kami yakin investasi di Indonesia dan kawasan di sekitarnya memiliki potensi yang tinggi, apalagi jika dilakukan bersama-sama dengan INA. SRF bermaksud untuk berinvestasi hingga 20 miliar yuan (RMB) atau jumlah yang setara di bawah kesepakatan IFA ini,” kata Presiden SRF Yanzhi Wang. (ATN)

Tags: Belt and Road InitiativeIndonesia Investment AuthorityKerjasama Indonesia-ChinaSilk Road Fund
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.