• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

The 3rd WCCE: Indonesia Pimpin Kerja Sama Ekonomi Kreatif Internasional

by Redaksi Asiatoday
October 7, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
The 3rd WCCE: Indonesia Pimpin Kerja Sama Ekonomi Kreatif Internasional

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) saat berbicara dalam The 3rd World Conference on Creative Economy di Bali, 6 – 7 Oktober 2022. Foto Kemlu

ASIATODAY.ID, BALI – Indonesia kembali menunjukkan peran dan kepemimpinan global dalam pengembangan kerja sama internasional ekonomi kreatif.

Hal itu terwujud pada penyelenggaraan The 3rd World Conference on Creative Economy di Bali, 6 – 7 Oktober 2022, yang dihadiri lebih dari 800 peserta secara fisik dan 200 peserta secara online.

Delegasi berasal dari 54 negara, di antaranya pejabat setingkat Menteri dari 7 negara sahabat, Sekjen Developing-8, Sekjen Indian Ocean Rim Association (IORA) dan perwakilan dari beberapa Organisasi Internasional.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada acara tersebut menggarisbawahi bahwa resesi ekonomi global saat ini justru menjadi kesempatan bagi ekonomi kreatif untuk unjuk diri sebagai alternatif solusi.

Presiden juga menegaskan bahwa Indonesia akan terus membangun sektor ekonomi kreatif demi mewujudkan visi sebagai salah satu pemain ekonomi kreatif utama dunia di tahun 2030.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia, Retno Marsudi pada Ministerial Meeting menyampaikan, pentingnya kerja sama internasional memajukan ekonomi kreatif melalui 3 hal yakni, meningkatkan daya saing melalui pembiayaan inovatif dan teknologi digital, memperluas akses ke pasar global, dan sinergi antar organisasi internasional dalam capacity building, pertukaran pengalaman dan perbaikan data.

The 3rd WCCE: Indonesia Pimpin Kerja Sama Ekonomi Kreatif Internasional 1
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno saat menyalami peserta The 3rd World Conference on Creative Economy di Bali, 6 – 7 Oktober 2022. Foto Kemlu

Menlu juga mengajak komunitas internasional menindaklanjuti kesuksesan implementasi Resolusi PBB tentang Penetapan Tahun 2021 sebagai Tahun Internasional Ekonomi Kreatif untuk Pembangunan Berkelanjutan, yang digagas Indonesia, dengan menempatkan ekonomi kreatif sebagai bagian penting dari percepatan pemulihan ekonomi global dan pencapaian SDGs.

Ministerial Meeting yang dipimpin oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, dan didampingi oleh Dirjen Kerja Sama Multilateral Kemlu Tri Tharyat, berhasil menyepakati dokumen akhir berjudul “Bali Creative Economy Roadmap 2022,” yang terdiri dari 16 langkah aksi penguatan ekonomi kreatif, di antaranya

Pertama, penguatan kontribusi ekonomi kreatif pada SDGs; Kedua, pendirian center of excellence; Ketiga, transformasi digital; Keempat pemanfaatan kekayaan intelektual; Kelima, penyiapan skill dan pengetahuan; dan Keenam, perlindungan sektor informal.

Roadmap diharapkan dapat menjadi acuan bagi Pemerintah dan pemangku kepentingan terkait di berbagai negara dalam pengembangan ekonomi kreatif.

Para delegasi mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan WCCE dan peran aktif diplomasi Indonesia dalam pengarusutamaan kerja sama ekonomi kreatif global. Beberapa negara dan organisasi regional bahkan berkeinginan terus berkonsultasi, bersinergi, dan belajar dari Indonesia untuk membangun sektor ekonomi kreatif.

Kementerian Luar Negeri akan terus aktif mempromosikan kerja sama ekonomi kreatif internasional, di antaranya melalui promosi sektor-sektor unggulan ekonomi kreatif ke pasar internasional, tindak lanjut kerja sama capacity building dengan WIPO, pengajuan Resolusi kedua tentang ekonomi kreatif pada Sidang Majelis Umum PBB, dan rencana penyelenggaraan ASEAN Creative Economy Business Forum II dalam rangkaian Keketuaan Indonesia pada ASEAN 2023. (ATN)

Tags: Ekonomi KreatifThe 3rd World Conference on Creative Economy
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.