• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Forum

Indonesia Belum Memberi Pengaruh Besar di Indo-Pasifik, ASEAN, Multilateral dan Pasifik Selatan

by Redaksi Asiatoday
January 31, 2023
in Forum
Reading Time: 1 min read
A A
0
Hadapi Ancaman Global, Panglima TNI Galang Kerja Sama Militer di ASEAN

Pengamanan Maritim Indonesia. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pakar kebijakan luar negeri Indonesia, Dino Patti Djalal menyoroti peran Indonesia dalam memainkan kebijakan luar negerinya.

Ia memandang, Indonesia belum memberi pengaruh besar dalam kebijakan luar negerinya.

Dalam diskusi publik ‘Indonesia’s Foreign Policy Outlook 2023’ oleh Komunitas Kebijakan Asing Indonesia (FPCI), Jakarta, Selasa (31/1/2023), Dino mengatakan Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo, pernah memiliki strategi besar, yaitu Poros Maritim Global.

RelatedPosts

Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies

Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access

UNFPA Partners with Guardian Girls Indonesia and the Japan Foundation on SEA-WCD

Strategi itu merupakan sebuah pendekatan yang ditujukan untuk memberikan kontribusi terhadap stabilitas di kawasan Indo-Pasifik. Namun, Dino menilai strategi tersebut tidak sepenuhnya diimplementasikan.

“Dan itu lebih merupakan proyek infrastruktur daripada menangani isu-isu geopolitik,” katanya.

Menurut Dino, tantangan bagi Indonesia dengan modal diplomatik dan politik yang terus meningkat adalah perlunya meningkatkan peran dalam membantu penanganan isu-isu geopolitik.

“Presiden Jokowi lebih banyak terlibat dalam sejumlah pakta perdagangan bebas, tetapi lebih berhati-hati dalam isu geopolitik,” kata dia.

Faktanya, kata Dino, tantangan geopolitik berupa perselisihan dan persaingan yang terus meningkat di antara negara-negara di dunia mengharuskan Indonesia untuk memberikan respons lebih dari sekadar melanjutkan agenda yang sudah ada.

“Kita hanya berbicara tentang dialog, tidak ada persaingan, kerja sama dan perdamaian. Itu adalah tema menarik. Tapi, Anda harus memiliki langkah yang lebih jauh dari itu,” katanya.

Menurut Dino, Indonesia harus bisa menerjemahkan langkah-langkah tersebut ke dalam strategi Indo-Pasifik, strategi ASEAN, strategi multilateral, hingga strategi Pasifik Selatan.

“Indonesia memiliki banyak kemitraan strategis, tetapi kemitraan strategis tersebut berjalan sendiri-sendiri tanpa strategi besar yang mengarahkan semua itu dengan benar,” katanya.

Dia menyarankan agar Indonesia memberikan perhatian lebih besar dan meningkatkan perannya dalam membantu penanganan isu-isu geopolitik.

“Kita perlu meningkatkan permainan geopolitik kita,” kata Dino, yang juga pendiri FPCI. (ANT)

Tags: Indo PasifikKomunitas Kebijakan Asing Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.