• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Forum

BI Optimis ASEAN Jadi Episentrum Pertumbuhan Ekonomi Dunia

by Redaksi Asiatoday
March 29, 2023
in Forum
Reading Time: 1 min read
A A
0
BI Optimis ASEAN Jadi Episentrum Pertumbuhan Ekonomi Dunia

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. Dok BI

ASIATODAY.ID, BADUNG – ASEAN kian menegaskan eksistensinya sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi dunia.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan optimismenya bahwa  perekonomian ASEAN-5 yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand akan tetap tumbuh kuat di tengah masih tingginya gejolak global. Perekonomian ASEAN-5 secara rata-rata tumbuh sebesar 5,3 persen pada 2022.

Pada 2023, perekonomian ASEAN-5 diperkirakan tumbuh pada kisaran 4,6 hingga 4,7 persen, melambat dari tahun sebelumnya seiring dengan tertahannya perekonomian global.

RelatedPosts

Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies

Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access

UNFPA Partners with Guardian Girls Indonesia and the Japan Foundation on SEA-WCD

“Tahun lalu ekonomi ASEAN-5 tumbuh 5,3 persen, salah satu yang tertinggi di dunia. Tahun ini kita perkirakan ekonomi ASEAN-5 tumbuh 4,6-4,7 persen,” kata Perry di forum High Level Seminar From ASEAN to the World: Payment System in Digital Era, Selasa (28/3/2023).

Sementara pada 2024, Perry optimistis perekonomian ASEAN -5 akan tumbuh lebih tinggi, yaitu mencapai tingkat 5,6 persen.

Menurutnya, perkembangan tersebut terutama didukung oleh perumusan kebijakan yang baik di tingkat kawasan, baik dari sisi disiplin kebijakan moneter, koordinasi erat kebijakan moneter dan fiskal, yang juga didukung oleh stabilitas sistem keuangan dan reformasi struktural di kawasan.

Selain itu, Perry mengatakan bahwa akselerasi transformasi digital, khususnya di ekonomi dan keuangan juga akan turut mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif di kawasan.

Melalui ASEAN digital integration framework, transformasi digital di ASEAN akan didorong untuk mendukung integrasi ekonomi kawasan, termasuk di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta di bidang sistem pembayaran lintas batas di tingkat regional.

Di bawah Keketuaan Indonesia dalam ASEAN 2023 pada jalur keuangan, transformasi digital, khususnya konektivitas sistem pembayaran kawasan merupakan salah satu isu strategis yang akan dibahas dan diprioritaskan. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: AseanPertumbuhan Asia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.