• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Di Forum PBB, JK Tekankan Pentingnya ASEAN Outlook dan Indo-Pasifik

by Redaksi Asiatoday
September 28, 2019
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Di Forum PBB, JK Bicara  Kemitraan, Inovasi dan Inklusif Atasi Ketimpangan

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memberikan pidatonya di debat umum Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, 27 September 2019. Wapres JK memaparkan fokus Indonesia dalam pidato tersebut.

Pertama, JK mengungkapkan pentingnya multilateralisme dalam komunitas internasional. Menurut JK, multilateralisme telah menyelamatkan manusia dari tragedi perang dunia.

Selain itu mulitilateralisme juga mewujudkan kemakmuran secara ekonomi dan kemajuan teknologi kepada dunia.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

“Dengan menerapkan multilateral, PBB bisa memenuhi kewajibannya kepada dunia untuk menciptakan perdamaian dan keamanan, merealisasikan pembangunan dan melindungi HAM untuk semua,” ujar Wapres JK di New York, Jumat (27/9/2019), seperti dikutip dari siaran langsung melalui situs PBB.

“Perang, konflik selalu membawa kesengsaraan bagi kemanusiaan terutama terhadap perempuan dan anak-anak. Perang dan konflik membuat infrastruktur hancur yang sudah dibangun bertahun-tahun dan juga merusak aktivitas ekonomi, pendidikan dan layanan kesehatan. singkat kata, peran dan konflik telah menghancurkan harapan meraih target SDGs (atau Sustainable Development Goals),” imbuh JK.

Wapres turut menambahkan bahwa Indonesia prihatin dengan peran dan konflik yang tengah terjadi di dunia. Perang dan konflik yang sudah lama, tetap tidak kunjung usai, sementara konflik baru terus muncul, termasuk di Timur Tengah.

Serangan yang sudah merusak fasilitas sipil dan infrastruktur di timur tengah tidak hanya mengancam kestabilan dan perdamaian di Timur Tengah. Ini juga merebut harapan dan masa depan masyarakat terutama perempuan dan anak-anak.

Bagi JK, perdamaian di Timur Tengah tidak akan terwujud jika tidak bisa menyelesaikan isu Palestina. JK menegaskan, Indonesia tidak akan menyerah menyelesaikan isu Palestina berdasarkan solusi dua negara.

“Komunitas Internasional harus bersatu untuk mencari pemecahan, di saat bersamaan saya mendorong untuk Palestina tetap bersatu. Persatuan adalah dasar dari perjuangan Palestina. Tanpa persatuan energi kita akan sia-sia dan perjuangannya tidak akan pernah usai,” tutur JK.

Pada kesempatan itu, JK juga membahas mengenai misi pasukan penjaga perdamaian PBB. Hingga saat ini Indonesia memberikan perhatian besar terhadap pasukan perdamaian dunia.

Komitmen Indonesia salah satunya diwujudkan dalam bentuk kontribusi sebagai salah satu penyumbang terbesar pasukan perdamaian dunia. Namun patut diperhatikan bahwa tantangan yang dihadapi oleh Pasukan Perdamaian Dunia lebih kompleks.

“Oleh karena itu mereka harus disiapkan agar dapat menjalankan tugas dengan baik. Persiapan deployment harus disiapkan lebih baik termasuk penguasaan terhadap soft-skill,” papar JK.

Wapres mengungkapkan bahwa Indonesia melihat adanya kebutuhan penguatan pasukan perdamaian perempuan. Untuk itu, Indonesia mendukung upaya penguatan keterlibatan perempuan dalam pasukan perdamaian dunia.

Kontribusi Indonesia juga terlihat dalam isu ‘Women, Peace and Security’. Beberapa kali Indonesia mengadakan pelatihan mengenai isu perempuan, perdamaian dan keamanan.

“Hal ini bisa memperkuat peran perempuan dalam proses perdamaian dan mediasi. Selain itu perempuan juga bisa bertindak sebagai agent of peace (agen perdamaian). Indonesia juga aktif dalam pemberian capacity building bagi kaum perempuan termasuk bagi perempuan pengungsi Palestina serta perempuan Afghanistan,” tutur JK.

Isu ketiga yang diungkapkan oleh Wapres Jusuf Kalla dalam debat umum ini adalah pentingnya penguatan regionalisme. JK menyoroti stabilitas dan perdamaian kawasan sebagai building block bagi perdamaian di dunia.

“Oleh karena itu penguatan institusi regional merupakan sebuah keharusan,” jelasnya.

“Selama lebih dari lima dekade, Indonesia bersama dengan negara ASEAN lainnya terus berusaha memperkuat budaya dialog, kerja sama dan penyelesaian dengan cara damai di Asia Tenggara. Budaya ini ingin terus kita perkuat dan perluas termasuk di kawasan Indo-Pasifik,” imbuh JK.

Di mata Wapres, ASEAN ingin melihat kawasan Indo-Pasifik sebagai kawasan damai, stabil dan sejahtera. Dalam konteks inilah para pemimpin ASEAN pada Juni 2019 telah mengadopsi ASEAN Outlook on the Indo-Pacific.

Outlook ini menurut JK akan menjadi pedoman bagi ASEAN untuk mengembangkan kerja sama dengan negara di kawasan yang lebih luas yaitu Indo-Pasifik. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Asean OutlookJusuf KallaSidang Umum PBB
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.