• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Forum

Kanada Siapkan US$2 Miliar Danai Proyek Strategis di ASEAN

by Redaksi Asiatoday
July 14, 2023
in Forum
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kanada Siapkan US$2 Miliar Danai Proyek Strategis di ASEAN

Menteri Luar Negeri (Menlu) Kanada, Melanie Joly saat berbicara dalam pertemuan ASEAN - Canada Post Ministerial Conference (PMC), Kamis (13/7) di Jakarta. Foto: Kemlu

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kanada berkomitmen ingin menjadi mitra yang dapat diandalkan bagi ASEAN.

Untuk itu, Kanada telah menyiapkan dana US$2 miliar untuk berbagai proyek di ASEAN.

Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Kanada, Melanie Joly dalam pertemuan ASEAN – Canada Post Ministerial Conference (PMC), Kamis (13/7) di Jakarta.

RelatedPosts

UNFPA Partners with Guardian Girls Indonesia and the Japan Foundation on SEA-WCD

ADB President Calls for Collective Resilience Amid Economic Uncertainty

Senior Agriculture Officials Meet as Asia-Pacific Faces Mounting Pressures on Food Security

Pertemuan tersebut telah menyetujui Draft Joint Statement on ASEAN-Canada Strategic Partnership untuk disahkan pada KTT ASEAN-Kanada September mendatang untuk meresmikan kemitraan stretegis ASEAN-Kanada.

Kanada Siapkan US$2 Miliar Danai Proyek Strategis di ASEAN 1
Pertemuan ASEAN – Canada Post Ministerial Conference (PMC), Kamis (13/7) di Jakarta. Foto: Kemlu

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi mendorong ASEAN dan Kanada perkuat kerja sama di bidang ketahanan pangan.

Menlu Retno menyampaikan bahwa hubungan ASEAN – Kanada akan segera memasuki level Kemitraan Strategis. Kemitraan tersebut harus berkontribusi bagi perdamaian, stabilitas, dan transformasi kawasan menjadi Epicentrum of Growth.

Untuk mencapai tujuan tersebut, terdapat dua area kerja sama yang harus diperkuat.

Pertama, di sektor ketahanan pangan. Menlu Retno menyampaikan, saat ini dunia sedang menghadapi situasi kerawanan pangan. Di samping itu, negara – negara ASEAN menghadapi ancaman El Niño. Kondisi ini dapat berdampak pada panen tanaman pangan dan menyebabkan disrupsi pada rantai pasok pangan global.

Terkait hal ini, Kanada diharapkan dapat meningkatkan kerja sama perdagangan produk pertanian dan pangan dengan ASEAN. Selain itu, ASEAN – Kanada juga dapat berkolaborasi di bidang teknologi pertanian, salah satunya melalui Scholarship and Educational Exchange Development (SEED).

Indonesia berharap, komitmen bersama untuk memperkuat kesiapan kawasan di bidang ketahanan pangan tersebut dapat direfleksikan pada joint statement pada saat KTT ASEAN – Kanada.

“Sebagai lumbung pangan global, Kanada dapat memainkan peran krusial sebagai mitra terpercaya ASEAN di sektor ketahanan pangan dengan meningkatkan perdagangan produk pertanian dan pangan,” jelas Menlu Retno.

Kedua, kerja sama untuk peningkatan partisipasi perempuan dan kelompok bisnis bagi perdamaian dan pembangunan kawasan.

Menlu Retno menyampaikan bahwa ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) memberi ruang bagi kaum perempuan dan sektor bisnis dalam perdamaian dan pembangunan kawasan, khususnya melalui implementasi Plan of Action on Women, Peace, and Security dan proyek Empowering Women for Sustainable Peace.

Menlu Retno juga mengundang Kanada untuk berpartisipasi pada ASEAN Indo-Pacific Forum: Implementation of the AOIP (AIPF).

“Kami juga mengundang Kanada untuk ambil bagian pada ASEAN Indo-Pacific Forum, sebuah forum dialog pemerintah – swasta untuk menghasilkan kerja sama konkret,” ujar Menlu Retno.

Selain itu, pertemuan juga membahas penguatan kerja sama ekonomi, termasuk lewat penyelesaian ASEAN – Canada Free Trade Agreement.

Kanada Siapkan US$2 Miliar Danai Proyek Strategis di ASEAN 2
Pertemuan ASEAN – Canada Post Ministerial Conference (PMC), Kamis (13/7) di Jakarta. Foto: Kemlu

ASEAN juga mendorong kerja sama penguatan sumber daya manusia melalui pemberian beasiswa. Area kerja sama lain yang diangkat adalah konektivitas kawasan, ekonomi digital, ekonomi hijau, smart city, dan keamanan maritim.

Para Menteri Luar Negeri Negara ASEAN juga mengapresiasi dukungan Kanada terhadap sentralitas dan kepemimpinan ASEAN di kawasan. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: ASEAN-KanadaKanada
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.