• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Forum

Investasi Global di ASEAN Naik Tajam Namun hanya Dinikmati Segelintir

by Redaksi Asiatoday
August 21, 2023
in Forum
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investasi Global di ASEAN Naik Tajam Namun hanya Dinikmati Segelintir 1

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Arus investasi global di kawasan Asia Tenggara naik tajam.

Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat total investasi yang masuk ke negara-negara ASEAN tumbuh 5 persen pada 2022. Capaian ini sangat baik karena dalam periode yang sama investasi dunia justru turun hingga –12 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia melihat investasi di ASEAN yang terus tumbuh positif, sekalipun ada ketidakpastian global, sejalan dengan tema Keketuaan Indonesia ASEAN 2023, yakni menjadi pusat pertumbuhan dunia atau Epicentrum of Growth.

RelatedPosts

Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies

Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access

UNFPA Partners with Guardian Girls Indonesia and the Japan Foundation on SEA-WCD

Meski demikian, Bahlil menyoroti asas pemerataan investasi yang belum optimal. Menurutnya, konsentrasi investasi langsung atau foreign direct investment (FDI) pada segelintir golongan akan mengancam kesatuan ASEAN di masa depan.

“Pada 2022, 60 persen FDI yang masuk ke ASEAN hanya dinikmati oleh kurang dari 1 persen penduduk ASEAN. Ke depan, ASEAN perlu lebih memupuk kolaborasi secara konkret dalam upaya promosi dan fasilitas investasi agar ASEAN betul-betul dapat menjadi satu komunitas, satu rumah, satu keluarga,” ujar Bahlil dalam pertemuan AEM-26th ASEAN Investment Area (AIA) Council, dikutip dalam keterangan resmi, Minggu (20/8/2023).

Sementara itu, PBB melalui UNCTAD (United Nation Conference on Trade and Development) melaporkan ASEAN Investment Report (AIR) 2023 yang memotret pertumbuhan investasi ASEAN pada 2022 naik 5 persen dengan total investasi US$224 miliar. Realisasi tersebut mencakup 17,2 persen dari total investasi dunia.

Hal ini merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah di tengah arus investasi dunia yang turun hingga 12 persen menjadi US$1,3 triliun di tahun yang sama.

Penurunan pertumbuhan investasi tersebut didominasi oleh negara-negara maju yang dipacu oleh perang Rusia dan Ukraina yang mengakibatkan kenaikan harga pangan serta energi dunia.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Divisi Investasi dan Bisnis UNCTAD James Zhan melihat perbedaan yang sangat kontras dalam arus investasi ke negara berkembang dan negara maju tersebut.

“Arus investasi ke Asia Tenggara bahkan meningkat hingga 5 persen, melampaui level global dan negara maju. Menteri-menteri Asia Tenggara telah berhasil dalam hal menarik investasi ke kawasan ini,” ungkap James.

Laporan UNCTAD juga menggarisbawahi pertumbuhan manufaktur di ASEAN yang meningkat tajam.

Tercatat pada 2020 pertumbuhan manufaktur tetap tumbuh mencapai US$11 miliar saat seluruh dunia juga terpuruk. Kekuatan ASEAN juga tercermin dari pemulihan yang berlangsung cepat. Terbukti pada 2021 manufaktur mengalami lonjakan pertumbuhan 400 persen menjadi US$55 miliar dan tetap mampu naik pada 2022 senilai US$62 miliar. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Asia InvestInvestasi Global
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.