• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Dana Asing Masuk Indonesia Capai Rp210 Triliun Hingga Oktober 2019

by Redaksi Asiatoday
October 26, 2019
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Siap Tampung Gelontoran Dana Fantastis China dan Hong Kong

Dana asing di Indonesia. ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Bank Indonesia mencatat aliran modal asing ke portofolio domestik pada Januari sampai Oktober 2019 mencapai Rp210 triliun, yang terbagi atas Rp157,6 triliun ke Surat Berharga Negara (SBN) dan Rp50,3 triliun ke pasar saham.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan aliran masuk dana asing pada pekan ketiga oktober saja mencapai Rp12,03 triliun. Dana masuk ke SBN Rp12,19 triliun dan dana kabur dari bursa saham sebesar Rp230 miliar.

“Ini merespon kedakpastian dan sisi global, tapi sepanjang tahun saham masih masuk,” ujar Perry, di Jakarta, Jumat (25/10/2019).

RelatedPosts

Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026

Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming

Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange

Menurut Perry, berlanjutnya arus investasi portofolio memberikan indikasi ada keyakinan dari para investor yang masih percaya pada prospek ekonomi Indonesia.

“Ini tidak terlepas dari hasil kebijakan BI, pemerintah, dan Otoritas Jasa Keuangan dalam menjaga stabilitas makroekonomi, dan saat yang sama menjaga momentum pertumbuhan ekonomi,” imbuhnya.

Perry memandang, adanya capital outflow di pasar saham bulan ini bukan berarti adanya sentimen buruk terhadap pemerintahan yang baru. Sebaliknya, dinamika dana keluar itu diakibatkan oleh kondisi ekonomi global.

Menurutnya, kehadiran susunan kabinet baru tidak menjadi alasan tunggal yang mengakibatkan kaburnya dana keluar. Apalagi, nominal dana yang keluar tak sampai Rp1 triliun.

“Hanya Rp0,23 triliun dibandingkan Rp210 triliun itu outflow saham biasa, ingat, dalam minggu ini ada inflow yang besar di SBN,” tandasnya. (AT)

,’;\;\’\’
Tags: Bank IndonesiaDana AsingForeign Capital Inflow Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.